PELAIHARI POST

Artis Lokal

Elly, Berbekal Suara Dan Hobby, Dara Cantik Menjadi Artis Panggung

Jum'at, 22 Februari 2013, 02:20:43 wita
Elly, Berbekal  Suara  Dan Hobby, Dara  Cantik  Menjadi  Artis Panggung

Elly

PELAIHARI POST 電 Siapa lagi kalau bukan Elly namanya, dara kelahiran 1982 dua puluh sembilan tahun yang lalu dapat menekuni hobbinya bernyanyi dengan cara berlatih sendiri ini tanpa guru pembimbing dan masih eksis sampai sekarang saya bernyanyi. Pada suatu malam Pelaihari Post berhasil menemui di kediamannya di Komplek Perumahan Mahkota Panggung Desa Panggung Kecamatan Pelaihari, Elly bertutur kepada reporter awal permulaan bernyanyi dimulai sejak kelas lima sekolah Dasar, ketika itu saya masih ikut orang tua di komplek Pabrik Gula Pelaihari karena bapak bekerja di perusahaan itu dan di PT. Perkebunan Nusantara XIII (nama perusahaan Pabrik Gula sekarang) kebetulan ada kelompok Band yang personilnya adalah anak–anak dari karyawan Pabrik gula. Disitulah kami bergabung untuk menyalurkan hobbi saya bernyanyi khususnya lagu–lagu Dangdut. Dari orang tua juga tidak pernah melarang kalau saya bernyanyi mas, jadi saya juga tambah semangat untuk berlatih dan kebetulan saya juga kenal sama mas Yuli Ansyari yang sering menjadi MC sekaligus suka menyanyi juga maka hingga sekarang kadang–kadang kalau ada acara di kantor–kantor saya diundang oleh mas Yuli untuk bernyanyi. Saya sangat menikmati mas, untuk bernyayi ini bahkan adik–adik saya juga mengikuti jejak saya bernyanyi, ya lumayan untuk generasi saya selanjutnya nanti dan paling tidak untuk sekarang kalau ada job manggung bisa nyanyi bersama–sama dengan adik saya. Tapi sayang mas, saya sering bernyanyi tidak pernah ikut kontes nyanyi atau lomba–lomba nyayi sehingga saya tidak pernah mendapat gelar juara. Ya, dapat juara dari mana kalau tidak ada sainganya (peserta yang lain).

Sebagaimana yang diutarakan oleh Bapak Lasimin (orang tua Elly) kepada Pelaihari Post , memang anak saya Elly itu sejak kecil suka bernyanyi, namun apa dikata saya sebagai orang tua yang hidup serba pas-pasan dan di lingkungan di kampung seperti ini tidak memungkinkan bisa memenuhi kemauan anak untuk menyalurkan bakatnya sebagaimana di kota–kota besar dan saya juga tidak keberatan jika anak–anak mau menyanyi sekaligus merestuinya sepanjang tidak melanggar norma–norma agama maupun merugikan pihak lain. Dan harapan saya, bagi warga yang mempunyai anak berbakat untuk bernyanyi ataupun bakat lain sepanjang mempunyai dana sebagai sarana penunjang, sebaiknya didukung anak itu agar bisa menjadi anak yang berguna bagi masyarakat dan kalau bernyanyi juga menjadi penyanyi beneran seperti penyanyi–penyanyi di TV – Tipi itu konon honornya sangat besar.

Berita terkait  
tag:elly,berbekal