PELAIHARI POST

Artikel

Kenalkan Pertanian Kepada Anak Sejak Usia Dini

Sabtu, 23 Februari 2013, 18:15:06 wita
Kenalkan Pertanian Kepada Anak Sejak Usia Dini

Slamet Ikhsanuddin,S.Pd

PELAIHARI POST 電 Oleh Slamet Ikhsanuddin,S.Pd (Pengajar di SMPN 2 Panyipatan)

Tanah Laut sebagai daerah agraris memiliki sumber daya alam dan kekayaan hayati yang melimpah. Berbagai sumber daya alam yang ada tersebar hampir di seluruh penjuru daerah kabupaten Tanah Laut mulai dari tambang batu bara, bijih besi, perkebunan sawit, lahan pertanian, dan lain lain. Salah satu pemanfaatan yang lebih memasyarakat di kabupaten Tanah Laut adalah sektor pertanian.

Sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting karena pertanian merupakan bagian dari suatu mata rantai perekonomian suatu daerah yang diharapkan bisa menjadi tiang penyangga dan pendukung pembangunan daerah.

Kebutuhan penduduk tanah laut yang semakin meningkat, ditambah dengan bertambahnya jumlah pertumbuhan penduduk dari tahun ke tahun seharusnya diiringi dengan peningkatan gairah pertanian di kalangan anak muda dan pelajar dengan demikian para pelaku-pelaku di sektor pertanian tidak akan kehilangan generasi penerus di masa yang akan datang.

Pertanian dan generasi penerus adalah ibarat satu ekosistem yang saling mendukung, jika berkurang atau hilang salah satu saja maka sudah dipastikan roda perekonomian akan terganggu. Bayangkan seandainya di Tanah Laut tidak ada lagi yang mau menanam padi, apa yang akan terjadi? Kelangkaan pangan, harga beras akan membumbung tinggi bahkan tidak terkendali belum lagi bahaya kelaparan yang bisa datang mengancam.

Di zaman teknologi modern saat ini kemungkinan akan ada anggapan bahwa bidang non pertanianlah yang lebih menjanjikan sedangkan pertanian identik dengan tanah dan lumpur alias masa depan suram. Cara pandang yang salah terhadap sektor pertanian akan menjadi ancaman bagi pembangunan di masa yang akan datang. Cara pandang yang demikian sudah seharusnya dihilangkan dengan cara menanamkan pola pikir pentingnya ilmu pertanian sejak anak-anak.

Masa anak-anak adalah masa yang paling cepat untuk menerima dan merekam segala sesuatu yang kelak dapat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan pola pikirnya. Ketika anak terus tumbuh dan berkembang koneksi sel otak semakin diperkuat atau diperoleh dengan sering dipergunakan atau tidak, dengan demikian kehidupan sehari-hari anak dan lingkungan sekitar dapat membentuk kepribadiannya (Budiyanti. 2009).

Karakter pada anak didik dapat kita bentuk dengan menyisipkan penanaman arti penting pertanian sejak anak usia dini sehingga ketika anak sudah masuk ke proses pematangan perkembangan tubuh dan otak maka persepsi anak yang salah tentang pertanian dapat diminimalisir.

Ketika anak sudah memasuki usia sekolah, pembelajaran pertanian bisa dilaksanakan dengan berbagai cara karena ilmu pertanian adalah suatu kegiatan yang banyak bersentuhan langsung dengan kegiatan di alam terbuka. Guru bisa menggunakan permainan edukatif (bagi anak-anak TK dan SD) mulai dari mengenal buah-buahan, jenis-jenis makanan pokok, menebak nama-nama buah, dll.

Pembelajaran ini bisa dijadikan sebagai ajang refreshing dan penyegaran bagi otak anak melalui kegiatan yang sistematis sehingga anak-anak akan menyenangi pertanian. Sistem outing class atau field trip bisa juga dilakukan dalam bentuk pemanfaatan halaman kelas untuk toga (Tanaman Obat Keluarga) / apotek hidup atau guru bersama siswa berkunjung ke daerah-daerah pertanian, perkebunan kelapa sawit, peternakan, hutan kota, taman anggrek atau lahan-lahan pertanian yang berdekatan dengan sekolah dengan demikian selain melakukan penyegaran otak guru juga akan dapat menitipkan persepsi yang baik tentang pertanian.

Mari kita bersama-sama membangun citra yang baik tentang pertanian di Tanah Laut dengan mengenalkan pentingnya pertanian sejak dini di rumah, sekolah dan masyarakat demi masa depan pertanian dan pembangunan Bumi Tuntung Pandang.

Berita terkait  
tag:kenalkan,pertanian,kepada

Tanah Laut Bisa Menjadi Sentra Komoditas Bawang Merah
Sabtu, 22 April 2017, 18:21:38 wita

Dengan cara Gropyokan Petani dan TNI Basmi Tikus
Jum'at, 21 Oktober 2016, 00:47:24 wita