PELAIHARI POST

Editorial

KTP,.. eh KTP

Minggu, 24 Februari 2013, 02:48:41 wita
KTP,.. eh KTP

-

PELAIHARI POST 電 Sebagian besar orang sudah barang tentu lazim diperdengarkan oleh istilah "elektronik" seperti barang elektronik, radio elektronik, jurusan elektronik, ahli elektonik ataupun serba elektronik. Biasanya terkait dengan peralatan, pembelajaran atau keahlian yang tersangkut paut dengan sumber energi listrik (arus lemah).

Di dalam sistem informatika khususnya terkait dengan transaksi atau layanan dengan daya dukung teknologi informatika juga menggunakan istilah elektronik. Sebut saja surat elektronik (e-mail), daya dukung teknologi ini telah merubah drastis surat menyurat. Kemudian ada e-banking, e-membership, e-registration, e-governance. Dunia sistem informatika memang sudah terbiasa "mencomot" istilah yang ada, misalkan mouse (tikus), memory (ingatan), card (kartu), yang terkadang bisa berbeda jauh maknanya di dunia sistem informatika.

Pelayanan atau traksaksi di dunia sistem informatika seperti transaksi elektronik didasarkan pada prinsip kecepatan, ketepatan dan kepraktisan. Surat elektronik atau e-mail misalnya, merupakan pelayanan surat menyurat yang begitu dikirim sekian detik kemudian sudah dapat dlihat oleh penerima. Surat yang dikirim dapat menuju "Inbox" (kotak) penerima dengan tepat. Kepraktisannya pun jelas, cukup user name (nama pengguna) dan password (kata sandi). Begitu pula e-banking, e-membership, e-registration, tanpa "kartu anggota" cukup user name dan password.

Pengguna (user) di dalam pelayanan atau transaksi elektronik memiliki identitas elektronik yang biasanya berisikan data-data pengguna (user). Tapi yang terpenting dari identitas elektronik itu adalah user name (nama pengguna) dan password (kata kunci) sebagai identitas yang digunakan untuk boleh tidaknya pengguna melakukan transaksi atau kegiatan pelayanan elektronik tersebut, yang biasanya disebut login. Kepemilikan identitas elektronik biasanya diperlukan karena keperluan pelayanan atau transaksi yang bersifat elektronik pula. e-banking adalah contoh mudah bagaimana transaksi keuangan bersifat elektronik begitu dipercaya, meskipun registrasinya sekedar input data tanpa verifikasi faktual.

Identitas elektronik sebagaimana terwadahi oleh e-KTP sebenarnya sudah tercatat untuk berbagai keperluan. Prinsip pelayanan atau transaksi elektronik yang pertama yaitu registrasi identitas elektronik banyak dipertanyakan bila mengacu pada prinsip pelayanan atau transaksi elektronik. Kemudian transaksi atau kegiatan pelayanan elektronik apa sebenarnya yang hendak diperuntukan bagi "semesta rakyat" dengan identitas elektronik ini. Kalau sekedar koneksitas data kependudukan, cukup KTP Nasional atau KTP saja tetapi administrasi dan databasenya tertib dan terkoneksi. Maka terhenyaklah kelak disuatu ketika karena e-KTP ternyata ... eh KTP.


Berita terkait  
tag:ktp,eh

Anggota Brigade Manggala Agni Tanah Laut Jalani Tes Fisik
Kamis, 21 Desember 2017, 14:30:42 wita

Abdi Rahman Akhirnya Di-PAW dari Wakil Ketua DPRD Tanah Laut
Senin, 11 September 2017, 23:03:04 wita