PELAIHARI POST

Artis Lokal

Titin Indarwati , Biduanita Campursari Tanah Laut Bercorak Palagan Ambarawa

Minggu, 24 Februari 2013, 09:50:21 wita
Titin Indarwati , Biduanita Campursari Tanah Laut Bercorak Palagan Ambarawa

Titin Indarwati

PELAIHARI POST 電 Pelaihari Post. Bumi Jaya adalah nama desa yang tidak asing lagi bagi warga Tanah Laut karena wilayahnya tidak jauh dari Ibu kota Kabupaten dan hanya sekitar tiga menit bila ditempuh dari Kabupaten Tanah Laut. Di desa ini banyak dijumpai bibit – bibit penyanyi Campursari maupun Dangdut yang berbakat.

Beberapa hari yang lalu Pelaihari Post menyusuri Desa Bumi Jaya, yang asalnya sebagai desa Transmigrasi. Pada saat ini, banyak warga pendatang yang bukan karena transmigrasi, banyak tinggal di sini. Pelaihari Post , menemui Titin Indarwati (31), atau yang sering dipanggil Titin.

Menurut khabar sebelumnya, ia seorang penyanyi Campursari yang sampai sekarang masih eksis bernyanyi. Ketika ditemui Pelaihari Post , ia tampak segar dan kelihatan berseri-seri. Gayanya masih tetap lincah, meski agak malu–malu ketika diwanwancarai Pelaihari Post .

Menurut pengakuannya, ia berani tampil di panggung, sejak kelas satu SMP. Sebenarnya ia senang bernyanyi sejak kecil, karena kebetulan ayah dan ibunya juga mantan penyanyi keroncong ketika masih di Jawa. Pada waktu musim berkaraoke di Desa Bumi Jaya, sering menyalurkan bakat dan kemampuan mengikuti lomba karaoke di tingkat Kabupaten. “Alhamdulillah saya mendapatkan juara I padahal ketika di Jawa belum pernah ikut lomba – lomba nyanyi , ya mungkin ini jalan saya , mas untuk meneruskan darah seni kedua orang tua saya yang sekarang sudah tua”, ujarnya.

Walaupun tinggal di kampung seperti ini , apa yang ditekuni Titin bernyanyi banyak membawa manfaat ekaligus membawa rezeki. Ia sering mendapat panggilan untuk bernyanyi sampai Kalimantan Tengah. Untuk Provinsi Kalimantan selatan ia sudah hampir setiap desa maupun kota pernah bernyanyi. “Tapi saya hanya satu mas, yang nggak bersedia untuk bernyanyi , kalau bernyanyi ‘Jaranan’, tegasnya.

Menurut penuturan ibunya, dalam tubuh Titin terdapat darah seni yang mengalir darinya. Ibu Titin merupakan penyanyi penyanyi keroncong satu alumni dengan penyanyi keroncong yang sangat terkenal Walzinah. Menurutnya, Titin, tidak pernah diajari bernyanyi , apa lagi ada bimbingan vocal seperti penyanyi – penyanyi sekarang.

Titin Indarwati sebenarnya waktu masih remaja ingin mengasah bakatnya, namun apa dikata karena keadaan yang tidak memungkinkan. “Bagaiman kami dan ibu tetap bersyukur masih diberi kesehatan oleh Allah sehingga masih dapa menjalankan aktivitas sehari –hari termasuk mengais rezeki meski tidak besar. Rejeki yang kami peroleh saya kumpulkan untuk bekal tua nanti karena tidak mungkin saya selamanya jadi penyanyi kampung seperti ini , saya juga bersyukur dengan suami saya yang tetap mendukung kemauan saya untuk bernyanyi dan memang suami sejak kenal sudah tahu profesi saya sehingga bisa menerima apa adanya”, ujar Titin

Titin Indarwati, dilahirkan di Ambarawa Jawa Tengah, pada 23 April 1980. Pada tahun 1994 mengikuti kedua orang tunya yang menyusul kakek yang sebelumnya transmigrasi di Desa Bumi Jaya. Karena ia kelahiran Ambarawa, di mana di Ambarawa terkenal dengan Palagan Ambarawa, maka seringkali ia dijuluki Penyanyi Palagan Ambarawa, atau Biduanita Palagan Ambarawa. “Kalau ada order lagu campursari, biasanya saya mas yang diandalkan oleh MC. Saya akui, saya memang PD banget kok mas, kalau nyanyi Campursari”, katanya.

Terkait penghasilan yang diperolehnya dari bernyanyi, Titin enggan menyebutkan secara pasti. “Setiap ada job manggung, saya tidak pernah punya target harga. Kalau memang jaraknya jauh, mereka juga mengerti. Kalaupun jaraknya dekat , bayaranya juga tidak kurang dari tiga kali Upah Minimum Propinsi”, ujarnya dengan senyum simpulnya. Spo.

Berita terkait  
tag:titin,indarwati