PELAIHARI POST

Parlementaria

Ketua DPRD Marah Melihat Pasien Rumah Sakit Kepanasan

Jum'at, 26 Februari 2016, 12:59:26 wita
Ketua DPRD Marah Melihat Pasien Rumah Sakit Kepanasan

Ketua DPRD Kab. Tanah Laut, Ahmad Yani saat berada di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari

PELAIHARI POST 電 Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Ahmad Yani marah saat kunjungan ke RSUD Hadji Boejasin, Jum’at (15/01/2015) ketika menemukan pasien yang tidak mendapatkan fasilitas yang memadai sehingga merasa kepanasan. Kunjungan Ketua DPRD ini dalam rangka melihat fasilitas Rumah Sakit terutama pelayanan terhadap pasien Demam Berdarah (DB). Pada kunjunganya itu Ahhmad Yani meninjau ruangan-ruangan Pasien dari kelas I sampai kelas III.

Kepada para wartawan Ketua DPRD menyampaikan agar masyarakat yang berobat ke Rumah Sakit bisa terlayani dengan baik. “Kita lihat selama kejadian DB ini hampir tiap kecamatan warga banyak yang terkena. Kamar Rumah Sakit Penuh semua oleh Pasien DB dan saya berharap jangan ada Kejadian Luar Biasa (KLB). Kita Perlu kedepanya mempunyai Rumah Sakit yang bagus supaya Masyarakat bisa terlayani dengan baik,kalau pelayananya sudah baik tapi fasilitasnya kurang baik apalah artinya,” ujarnya.

Sementara itu dari Pihak Rumah Sakit, Syamsudin Noor mengucapkan terima kasih atas saran dari Ketua DPRD. “Untuk kedepanya fasilitas Ruangan akan ada perbaikan seperti menambah ruangan. Kipas angin akan diganti dengan AC. Ruangan ber-AC nantinya tidak hanya ruangan VIP saja, tetapi kelas 1 sampai kelas 3 akan dikasih AC,” ucapnya.

Dari data yang diterima oleh pihak Rumah Sakit selama kurang lebih Satu bulan ini pasien yang terkena DB 127 orang, 51 orang positif DB, 23 orang gejala DB ,17 orang dirujuk ke Rumah Sakit lain. “Biasanya pasien yang dirujuk Kerumah Sakit lain kondisinysa parah karena di Rumah Sakit Hadji Boejasin belum ada fasilitas alat demam berdarah. Biasnya kita rujuk ke Rumah Sakit Ulin,” ungkap Syamsudin Noor

Salah seorang keluarga pasien di ruang kelas 1. Akhmad royani Warga Desa Tambak Karya RT 01 Kecamatan Kurau, sudah 3 (tiga) hari berada di Rumah Sakit mendampingi anaknya yang menderita DB. “Sekarang sudah baikan tinggal nunggu trambositnya normal, waktu terasa kata anak saya terasa Panas, “ ucap Akhmad Royani

dr Putu saat ditemui Pelaihari Post mengharapkan masyarakat untuk aktif melakukan pencegahan. “Masyarakat harus ngerti 3 M Plus: (1) menguras (2) menutup dan (3) Mengubur Potensi sarang nyamuk. Jangan hanya sendiri kita lakukan 3 M plus nya.Kalau di tingkat RT sampai kelurahan atau desanya itu jalan, maka penularannya bisa dicegah dengan fogging. Fogging. itu hanya pembersihan nyamuk dewasanya tidak membunuh Jentik-Jentik nyamuknya .dalam waktu 7 (tujuh) hari jentiknya akan berkembang biak lagi “ungkap dr Putu. Asb

Berita terkait  
tag:ketua,dprd,marah

Anggota DPRD Tanah Laut dari PPP Dilaksanakan Proses PAW
Kamis, 07 Desember 2017, 22:20:48 wita

Abdi Rahman Akhirnya Di-PAW dari Wakil Ketua DPRD Tanah Laut
Senin, 11 September 2017, 23:03:04 wita