PELAIHARI POST

Peristiwa

Penertiban Penambangan Batu Bara Ilegal, Dua Pelaku Diringkus 3 Alat Berat Diamankan

Sabtu, 16 Juli 2016, 03:11:02 wita
Penertiban Penambangan Batu Bara Ilegal, Dua Pelaku Diringkus 3 Alat Berat Diamankan

Barang Bukti Penambangan Tanpa Ijin (PeTI) batu bara diamankan di Mapolres Tanah Laut

PELAIHARI POST 電 Kegiatan Penambangan Tanpa Ijin (PeTI) batu bara di wilayah PT Arutmin Desa Riam Andungan Kecamatan Kintap ditertibkan oleh Polres Tanah Laut. Hasil operasi penertiban yang dilakukan pada Minggu (31/01/2016) berhasi menangkap dua orang pelaku sekaligus sebagai pihak yang mendanai kegiatan PeTI batu bara yaitu Adi Wijaya dan Hanafi serta mengamankan 3 (tiga) eskavator.

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Ade Paparihi, SH, S.IK, MH menuturkan kepada Pelaihari Post bahwa penangkapan tersebut setelah mendapatkan laporan dari Pit Bima PKP2B PT Arutmin yang ditindaklanjuti dengan pengecekan di lokasi. “Setelah dicek di lapangan, terdapat dua lokasi yang berbeda. Kita dapatkan 2 (dua) unit alat berat yaitu eskavator merk SUMITOMO PC 210 Warna Kuning dan Eskavator Merk HITACHI PC 210 yang diduga menambang tanpa ijin. Satu unit alat berat lagi yaitu merek KOMATSU PC 200 Warna Kuning milik Suriansyah yang melakukan penambangan di wilayah Gunung Ayam Desa Kintap Kecil Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut kita amankan pada Senin (01/02/2016) sekitar pukul 10.00 wita sedang standby tetapi mesin dalam keadaan hidup,” tutur Kasat Reskrim. Asb

Berita terkait  
tag:tambang,ilegal, alat berat,polres

Beberapa Jabatan di Polres Tanah Laut Disertijabkan
Rabu, 18 Oktober 2017, 22:07:47 wita