PELAIHARI POST

Sosok dan Tokoh

Diki Ditanya Presiden Joko Widodo: Dari Banjar Ya?

Minggu, 11 September 2016, 14:29:24 wita
Diki Ditanya Presiden Joko Widodo: Dari Banjar Ya?

Diki saat ditanya Presiden Joko Widodo

PELAIHARI POST 電 Abu Assadiki Ujudilah atau yang biasa dipanggil Diki yang terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) mewakili Provinsi Kalimantan Selatan saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo saat diundang makan di Istana Merdeka ditanya oleh Presiden: dari Banjar ya? Saat itu Diki pun menjawab: Iya Pak. Itulah sepenggal peristiwa yang mengesankan bagi Diki yang diceritakan kepada Pelaihari Post , Minggu (11/09/2016) di rumah orang tuanya di Kelurahan Pabahanan di Perum Wengga RT 11 RW 5 Kecamatan Pelaihari.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Diki terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Nasional mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. Ia merupakan Putra Kabupaten Tanah Laut bertempat tinggal di Kelurahan Pabahanan Perumahan Wengga Kecamatan Pelaihari anak dari Pasangan Abdullah dan Siti Fauziah .

Menurut penuturan Diki, sebagai anggota Paskibraka setelah melaksanakan tugas pengibaran dirinya bersama teman-teman anggota Paskibraka Nasional diundang makan bersama oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 18 Agustus 2016. Kemudian tanggal 19 dan 20 Agustus 2016 melakukan kunjungan ke instansi TNI dan Polri. Sedangkan pada tanggal 21 Agustus 2016 diberangkatkan oleh Kemenpora RI berlibur ke Malaysia selama 3 (tiga) hari.

Diki pun menceritakan awal mula mengikuti seleksi Paskibraka Nasional itu. "Ada sekitar 200 siswa yang diseleksi, ada 8 (delapan ) orang yang terpilih masuk ke seleksi kabupaten dari delapan orang tersebut tiga orang gugur setelah seleksi di Kabupaten dan lima orang lagi lolos masuk ke kabupaten lalu dari yang lima orang terpilih dua orang lanjut ke provinsi. Setelah di Provinsi kembali diseleksi selama tiga hari dari mulai seleksi kesehatan, pisikotes, pengetahuan umum dan wawancara bahasa inggris serta Kesenian maupun kegamaan. Pada itu ada 70 orang (dari seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel) yang dipilih menjadi 39 orang. Namun yang dikirim ke nasional hanya 4 orang. Setelah berada di tingkat nasional kembali diseleksi sekitar satu minggu dites. Dari 136 siswa yang diseleksi di tingkat Nasional dipilih 68 orang. Yang mewakili Kalimantan Selatan yaitu "saya dan teman saya dari Kabupaten Tapin," ujarnya.

Setelah terpilihnya seleksi si tingkat nasional, menurut Diki, mulai latihan dengan pelatih berasal dari TNI maupun lembaga lain seperti BNN. Latihan dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB, baru istirahat siang, solat dan makan sampai pukul 14.30 WIB yang kemudian dilanjutkan kembali sampai pukul 16.00 WIB dan setengah lima masuk lagi sampai setengah enam," katanya.

Selama ada dikarantina Diki merasa sudah terbiasa, ia tidak merasakan kesedihan karena sudah terbiasa saat sekolah di asrama."Saya sudah terbiasa hidup jauh dari orang tua dan sudah terbiasa hidup disiplin jadi rasanya tidak ada rasa kesedihan apa apa pada saat itu, namun pas saat mau Pengibaran Bendera Merah Putih teringat dengan orang tua tapi masih bisa saya kontrol,"ujarnya. Asb.

Berita terkait  
tag:jokowi,Diki,paskibraka,pabahanan,sma banua kalsel

Paskibraka Tanah Laut Tahun 2017 Dikukuhkan
Selasa, 15 Agustus 2017, 17:57:56 wita

Paskibraka Tanah Laut melaksanakan Gladi Bersih
Selasa, 16 Agustus 2016, 10:15:52 wita