PELAIHARI POST

Usaha Ekonomi

Petani Buah Naga di Kecamatan Bajuin Ikuti Praktek Pembuatan Obat Pembasmi Virus

Kamis, 13 Oktober 2016, 21:22:50 wita
Petani Buah Naga di Kecamatan Bajuin Ikuti Praktek Pembuatan Obat Pembasmi Virus

Petani Buah Naga di Kecamatan Bajuin Ikuti Praktek Pembuatan Obat Pembasmi Virus, Selasa (11/10/2016)

PELAIHARI POST 電 Petani yang membudidayakan Tanaman Buah Naga di Kecamatan Bajuin yang selama ini diserang virus, kini mulai muncul harapan untuk bangkit. Mereka mendapatkan penyuluhan dan praktek pembuatan obat pembasmi virus. Bertempat di lahan petani di Desa Bajuin RT 08 RW 03 Kecamatan Bajuin, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distan TPH) Provinsi Kalimantan Selatan bagian Wilayah Kabupaten Tanah Laut, melaksanakan Praktek Pembuatan Obat Pembasmi Virus yang selama ini menyerang Tanahaman Buah Naga, Kamis (13/10/2016) .

Petugas dari Distan TPH Provinsi Kalsel Bagian Pengamat Hama, Joko Warsito, saat di lokasi praktek Selasa (11/10/2016) kepada Pelaihari Post mengemukakan pembuatan obat pembasmi virus buah naga berasal dari bahan yang mudah didapatkan. "Ada terasi udang lalu dimasak kurang lebih setengah kilo ditambah gula setengah kilo terus untuk hormonya kita tambahkan vetsin 1 ons,sedangkan untuk menambah protein kita tambahkan dedak halus 1/4 sampai 1/5 kilo. Bahan bahan tersebut lalu direbus sampai mendidih selama 20 menit kemudian dari akar bambunya 3 sampai 4 hari kita rendam di dalam air. Setelah pembuatanya selesai dan sudah dingin, bakteri yang ada di dalam tanah itu dimasukan. Kemudian setelah dimasukan kedalam botol atau jerigen nanti cara penyimpananya di tempat yang teduh bisa dikamar yang terbuka atau bisa juga dikamar mandi. Dalam setiap harinya bisa digoyang goyang supaya campuranya lebih bagus proses permentasinya lebih berhasil," kata Joko Warsito

Sedangkan proses pembuatan trikordirma, menurutnya adalah bahan pengendali yang diambil dari alam sekitar. "Karena di tanah kita ini ada bahan pengendali alami dari sejenis pantagonis untuk mengendalikan berbagai jamur. Sistem pembuatanya adalah dengan media beras nantinya beras itu kita kukus yang pertama kita cuci dan dikukus selama 30 menit kemudian kita masukan kedalam pelastik. Setelah masuk ke dalam pelastik dikukus kembali selama 1 jam.lSetelah dingin, baru diisolasi dengan menggunakan trikordirma," ungkapnya

Menurut Joko Warsito, kalau nanti pemakaian nya secara rutin untuk gejala busuk yang disebabkan oleh vusarium akan terkendali. Selama ini untuk tanaman sayur sayuran itu trikordirma sangat concern mengendalikan penyakit virus yang ada di sayuran, apalagi untuk buah naga. "Sebenarnya metode ini sejak tahun 2014 kemarin sudah diperkenalkan untuk di kecamatan pelaihari PJPR dan Trikordirma ini, tapi karena program pengembangan tanaman yang sangat luar biasa dan sistem perawatanya masih kurang begitu bagus sehingga penyakit dari busuk bakteri dan busuk jamur ini sangat berkembang dengan pesatnya dan kondisi cuaca iklim karena memang daerah kita itu hujanya cukup lama dan kelembabanya juga sangat tinggi itu salah satu pemicu daripada berkembangnya kedua penyakit tersebut," ucapnya

Di tempat yang sama perwakilan Petani Buah Naga Desa Bajuin RT 08 RW 03 Abi Kusnu, megatakan dengan terjangkitnya virus di buah naganya sudah lama. Menurutnya selama ini pengahsilan dari petani buah naga tidak ada. "Sama sekali tidak menjual hasil buah naganya. Kalau dikatakan keluhanya ini sebenarnya itu sudah darurat sekali masalah penyakit di buah naga ini,kita dari petani itu memang masing masing sudah berusaha menurut pengetahuan ilmunya masing-masing. Selama ini belum ada hasilnya .Dengan adanya pelatihan sekarang ini ibaratnya kita kalau memang bisa hidup kembali hasilnya kita belum tahu yang nyata pelatihan ini sudah kita laksanakan."tuturnya

Penyakit virus buah naga ini, lanjut Abi Kusnu, sudah sejak tahun akhir 2104. "Karena penangananya kita belum tahu persis dan bermacam macam cara juga belum pas akhirnya virusnya semakin banyak hingga tahun 2015 itu sampai terakhir tahun 2016 ini sudah tidak berproduksi lagi buah naga," keluhnya. Asb.

Berita terkait  
tag:buah naga,bajuin, joko warsito

Bupati Tanah Laut Tinjau Lokasi Banjir
Sabtu, 28 Januari 2017, 01:04:45 wita

Dinas Sosial Beri Bantuan Terhadap Korban Banjir
Kamis, 26 Januari 2017, 19:13:29 wita

Akibat Banjir, Jalan Utama di Desa Bajuin Terputus
Kamis, 26 Januari 2017, 19:10:11 wita