PELAIHARI POST

Usaha Ekonomi

Menjualkan Barang Dagangan dengan Dipikul, Meski Sudah Tua Merasa Ringan Melakukannya

Senin, 26 Desember 2016, 13:43:23 wita
Menjualkan Barang Dagangan dengan Dipikul, Meski Sudah Tua Merasa Ringan Melakukannya

Penjual dengan cara memikul dagangannya saat melintas di Perumahan Permata Jingga, Senin (26/12/2016)

PELAIHARI POST 電 Berjalan menjajakan dagangannya dengan cara dipikul. Ia menawarkan dari rumah ke rumah. Barang yang dibawa terdiri dari kasur, bantal sampai karpet. Ia mendatangi wilayah yang banyak dihuni seperti perumahan. Sebelum menjajakan barang dagangan ia bersama beberapa orang temannya naik mobil kemudian masing-masing diturunkan di suatu tempat yang dinilai ada pembeli.

Sebagaimana yang tampak hari ini, Senin (26/12/2016) Witono yang berusia sekitar 62 tahun ini memikul dagangannya di jalan di Komplek Perumahan Permata Jingga Matah Pelaihari. Ia mengaku berasal dari Kabupaten Purwokerto Provinsi Jawa Tengah. “Barang-barang yang kami jual ini dari Banjarbaru. Kami hanya menjualkan saja mas. Tadi ada yang di sekitar Angsau, ada yang ke arah Takisung dan kami yang ke sini. Kami sudah. Berapa kali kok Mas ke tempat ini,” ujarnya.

Menjual dengan cara dipukul ini, menurutnya, memang tidak bisa membawa barang yang banyak. “Beda dengan penjual dengan pick-up mereka banyak bawa barang dan macam-macam. Ini kami hanya bawa 4 kasur, 4 karpe dan 6 bantal. Ini saja sudah kewalahan membawanya,” ucapnya.

Barang-barang yang dibawanya sudah ada yang terjual. “Tadi ada yang beli kasur. Untuk kasur dan karpet kami tawarkan Rp. 225 ribu, sedangkan bantal kami tawarkan Rp. 50 ribu. Ya bisa kurang-kurang sedikit,” ujarnya..

Meski ia sudah tua, tapi merasa tidak berat menjalani pekerjaanya ini. “Yang penting dengan ikhlas Mas. Rasanya tidak berat dan melakukan dengan senang hati. Meski sudah tua seperti saya ini, kalau hati merasa ringan terasa ringan juga yang kami lakukan. Hidup menjadi lebih berarti,” ucapnya. Yon.

Berita terkait  
tag:pikul,kasur,banjarbaru