PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Pembangunan Pelabuhan Laut di Swarangan Akan Direalisasikan, Sudah Tidak Ada Lagi Persyaratan

Senin, 09 Januari 2017, 17:14:16 wita
Pembangunan Pelabuhan Laut di Swarangan Akan Direalisasikan, Sudah Tidak Ada Lagi Persyaratan

PLT Kepala Dinas Perhubungan Tanah Laut Andris Evony, S.STP.M.Si ketika ditemui Pelaihari Post di ruang kerjanya, Senin (09/01/2017

PELAIHARI POST 電 Keinginan masyakat Kabupaten Tanah Laut untuk memiliki Pelabuhan, beberapa tahun yang lalu pernah mengemuka dan rencana untuk pembangunannya pun pernah terdengar santer. Hingga akhir-akhir ini hampir tidak terdengar lagi. Saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanah Laut berencana akan merealisasikan Pembangunan Pelabuhan tersebut.

Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Perhubungan Tanah Laut Andris Evony,S.STP.M.Si ketika ditemui Pelaihari Post di ruang kerjanya, Senin (09/01/2017) terkait dengan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan di Kabupaten Tanah Laut yaitu di Swarangan, sesuai dengan Perpres II Tahun 2014 bahwa Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu kabupaten yang mendapatkan kepercayaan pemerintah pusat."Dalam hal pembangunan pelabuhan Swarangan dan juga kawasan industri yang bersebelahan dengan pelabuhan dan Pemkab Tanah Laut sangat antusias dengan pembangunan pelabuhan tersebut sudah mempersiapkan tentang apa apa yang bisa dibantu untuk mensukseskan jalanya pemabangunan pelabuhan itu," ungkapnya.

Menurut Andris Evony, S.STP, M.Si sampai saat ini pernah dibangun oleh pemerintah pusat pada tahun 2008 dermaganya. "Namun itu belum bisa diteruskan masalahnya ada beberapa kendala secara teknis yang saat itu Pemerintah Daerah tidak mengetahui karena pada saat itu langsung diker jakan oleh Pemerintah Pusat dan sekarang yang kita kejar agar itu diteruskan jadi ini bukan dari nol tapi meneruskan yang sudah ada .Pemerintah Daerah melalui Dishub tentunyu sudah men-suport semua persyaratan yang diminta oleh Pemerintah Pusat. Sudah kita penuhi untuk meng-goal-kan itu seperti Tata Ruang pada tahun 2012 dibantu Pemkab dibuatkan Amdalnya dan sudah diuji kemudian juga diperlukan dibangun Lahan induk Wajib pembangunan sebuah pelabuan untuk DLKR nya pelabuan seluas 6 Ha sudah sertifikasi dan sudah diserahkan kepada kementrian," tuturnya.

Sampai saat in, tutur Andris Evony, S.STP ,M.Si sudah tidak ada lagi persyaratan yang diminta oleh pemerintah pusat." Alhamdulilah sudah terpenuhi semua dan sekarang tinggal menunggu Rencana Induk Pelabuhan (RIP).Informasi yang kami peroleh dari kementrian sedang dalam proses penelaahan perbaikan perbaikan penyesuaianya yang dikehendaki oleh pak Menteri Perhubungan. Kalau RIP itu sudah diterbitkan maka akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yang namanya pembebasan lahan untuk mendukung lahan utama Pelabuhan Swarangan." ucapnya.

Beberapa pelayanan yang dilaksanakan oleh Pelabuhan itu nantinya, kata Andris Evony, S.STP, M.Si selain bongkar muat juga keluar masuk produk yang sifatnya komoditi agro. "Nanti itu pelabuhan sebagai pengumpan lokal. Untuk kepentingan petani seperti hasil hasil perkebunan nanti bisa lewat sana seperti Batulicin, Banjarmasin dan ini tidak menutup kemungkinan pengiriman BBM yang selama ini memerlukan waktu harus melalui Trisakti tapi nanti bisa melalui pelabuhan Swarangan dan ini kita masih menunggu RIP nya itu karena selama ini Kementerian pun sudah menganggarkan lanjutan pemabangunan Dermaga yang ada dan itu sudah ada anggaranya sekitar Rp 17 Miliyar mereka sudah anggarkan dan ini sama masih menunggu RIP nya," ujarnya.

Dengan hadirnya Pelabuhan ini, ujar kata Andris Evony, S.STP, M.Si, nantinya akan meningkatkan perekonomian. "Memudahkan orang untuk membuka usaha seperti kita lihat di Trisakti jual air minum saja laku itu contoh yang kecil banyak lagih nanti akan ada koperasi koperasi untuk tenaga bongkar muat koperasi tenaga angkutan dan ini akan menjadikan sumber sumber lapangan kerja dan untuk Pemerintah Daerah sendiri sudah otomatis itu akan menjadi magnet bagi investor yang mau menanamkan investasi di Kawasan Industri nantinya. Dan nanti itu akan dilewati perlintasan kereta Api Borneo Pulau Kalimantan dan kita mengikuti Kementrian yang jelas pelabuhan Swarangan itu bagian program strategis nasional termasuk RPJM-nya paling tidak pada tahun 2019 harus sudah selesai," harapanya.

Sedangkan untuk pengelolaan pelabuhan ini, Andris Evony, S.STP, M.Si terdapat juga BUMD. Pelabuhan itu bisa dikelola oleh Pemerintah Daerah tapi ada juga bagian pelabuhan yang tidak bisa dikelola oleh pemerintan Daerah .Kita Harapkan dikelola oleh BUMD. Kawan kawan sedang menggodok ini Perda dengan DPRD. BUMD nantinya menjadi Badan Usaha Pengelola Pelabuhan," jelasnya. Asb.


Berita terkait  
tag:pelabuhan,dishub,swarangan