PELAIHARI POST

Peristiwa

Pembunuhan dengan Memisahkan Kepala Korban, Seluruh Keluarga Tersangka Diamankan

Selasa, 17 Januari 2017, 18:35:43 wita
Pembunuhan dengan Memisahkan Kepala Korban, Seluruh Keluarga Tersangka Diamankan

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan ,S.IK.MH saat pertemuan dengan wartawan, Selasa (17/01/2017)

PELAIHARI POST 電 Seluruh Anggota Keluarga Tersangka pelaku pembunuhan di Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap diamankan Aparat Kepolisian. Anggota keluarga yang ada di rumah tersangka saat itu, terdiri dari tersangka itu sendiri, 3 (tiga) anak tersangka dan 1 (satu) istri tersangka diamankan di Polsek Kintap yang selanjutnya diamankan ke Polres Tanah Laut. Hal ini dikemukakan Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan ,S.IK.MH saat pertemuan dengan wartawan, Selasa (17/01/2017), di Mapores Tanah Laut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Warga di RT 08 RT 03 Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut yang hendak sholat Ashar di Mushola Al-Muhajirin, Senin (16/01/2017), terkejut saat hendak memasuki mushola. Mereka mendapati seseorang yang terkapar di lantai dan bersimbah darah. Bagian tubuhnya pun didapati warga sudah tidak utuh, bagian kepala korban sudah tidak ada lagi. Korban itu diketahui bernama Sukoyo (42) Warga Desa Sungai cuka RT 08 RW 03 Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut.

Menurut Kapolres upaya pengamanan terhadap keluarga tersangka dalam rangka menjaga kondisi keamanan." Kita amankan seluruh keluarga yang ada di rumah tersangka untuk menghindari terjadinya amukan oleh warga maupun dari keluarga korban," tutur Kapolres.

Diketahuinya Kasus pembunuhan ini, menurut Kapolres, bermula dari ditemukannya seseorang atas nama Sukoyo bin Kromosadi yang tergeletak di Mushola Al-Muhajirin pada Senin (16/01/2017) sekitar pukul 15.30 di Jalan A. Yani KM 14 RT 08 RW 03 di Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap dengan bagian tubuh yaitu kepala sudah tidak ada di tempat kejadian. "Aparat keplisian mengikuti ceceran darah dan menemukan kepala korban di belakang rumah tersangka yang berinisial N, dalam kondisi sudah tertanam di dalam tanah yang diatasnya ada bekas bakaran baru. Di rumah tersangka juga ditemukan gergaji, cangkul, linggis dan parang," ujarnya.

Mengenai motif pembunuhan, menurut Kapolres, dendam antara tersangka dan korban. "Pengakuan tersangka korban ditebas lehernya berkali-kali hingga putus dengan menggunakan pisau panjang yang berukuran sekitar 30 cm. Sampai saat ini, pelakunya tunggal, kita masih mengembangkan lebih lanjut. Tersangka akan dikenakan pasal 338 KUHP dengan hukuman penjara paling lama 15 tahun," ucap Kapolres. Asb


Berita terkait  
tag:pembunuhan,sungai cuka,kintap

Lelaki ini Ditemukan Bersimbah Darah di Mess Perusahaan
Minggu, 19 Agustus 2018, 01:57:38 wita

Ribuan Masyarakat hadiri Kegiatan Kintap Bershalawat
Senin, 25 September 2017, 02:09:03 wita