PELAIHARI POST

Laporan Utama

Pembangunan RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang Terhalang Masalah, Jalan Masuk Ke Lokasi Ditutup Batu Gunung

Rabu, 25 Januari 2017, 20:35:15 wita
Pembangunan RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang Terhalang Masalah, Jalan Masuk Ke Lokasi Ditutup Batu Gunung

Jalan masuk ke lokasi pembangunan RSUD Hadji Boejasi di Sarang Halang yang ditutup batu gunung, Rabu (25/01/2017)

PELAIHARI POST 電 Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boedjasin Tipe B di Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut sedang gencarnya dilaksanakan. Tetapi pada saat ini menghadapi kendala bagi angkutan yang membawa material ke lokasi pembangunan. Terdapat tumpukan batu gunung yang menghalangi jalan masuk ke lokasi tersebut. Penutupan akses jalan ini sengaja dilakukan pihak PT Perembe sebagai pengelola kawasan Pelaihari City karena adanya permasalahan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) RSUD Hadji Boedjasin Mariono saat ditemui dilokasi pembangunan RS Hadji Boejasin, Rabu (25/01/2017), tak mengetahui secara persis kenapa pihak PT Perembe melakukan hal tersebut. "Karena hingga saat ini pihak PT Parembe belum memberikan konfirmasi secara tertulis secara resmi kenapa pihaknya menghalangi akses masuk dengan batu gunung. Sebelum dihalangi dengan batu gunung, mereka mengerahkan para satpam untuk menghalangi sopir truk membawa bahan material untuk masuk ke proyek. Karena sempat ada cekcok dengan supir, mereka pun mulai menggantinya dengan menumpuk batu gunung agar truk tak bisa lewat," tuturnya

Akibat peristiwa ini, menurut Mariono, sejumlah material untuk pembangunan RSUD Hadji Boedjasin tak bisa masuk ke areal proyek, waktu pengerjaan proyek pun juga ikut mengalami keterlambatan karena para tukang tak bisa mengerjakan pekerjaan mereka karena tak adanya material."Kita masih coba bernegosiasi dengan PT Perembe agar mau membuka portal penghalang jalan masuk utama tersebut. Karena jika hal ini terus-terusan terjadi, baik dari sisi materi waktu kami akan dirugikan," keluhnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi lewat telephone, Humas PT Perembe Deni mengatakan penutupan akses jalan itu karena adanya permasalahan dengan kontraktor. "Pasti ada sebab kenapa pihaknya menutup jalan utama tersebut dan tak memperbolehkan kontraktor pembangunan RSUD Boedjasin melintasi jalan mereka dengan membawa material." Kata Deni

Menurut dia, Deni, setidaknya ada tiga permasalahan yang menjadikan mereka berbuat hal tersebut. "Pertama karena permasalahan kurangnya koordinasi dari pihak kontraktor kepada mereka, kedua tidak memiliki etika yang baik saat membangun proyek dengan tak memperhatikan lingkungan sekitar perumahan, lalu ketiga karena pihak kontraktor tak memenuhi kewajiban yang harus mereka lakukan sesuai dengan dikontrak hibah yang sudah disepakati sebelumnya. Kita belum bisa merincikan secara detail ketiga permasalahan itu, yang jelas kami tentu takkan berbuat senekat itu jika tak ada masalah yang sebelumnya dilakukan oleh kontraktor yang membangun RSUD hadji Boedjasin," tegasnya. Asb.

Berita terkait  
tag:rsud,saranghalang,mangkrak

Tangisan Ernawati Memecah Kesunyian di Kamar Jenazah
Kamis, 15 Juni 2017, 14:50:06 wita

RSUD Hadji Boejasin Akan Berlantai Tujuh
Minggu, 17 Juli 2016, 00:21:48 wita