PELAIHARI POST

Usaha Ekonomi

Mbah Yoto Menjual Keset Lantai dengan Dipanggul, Berjalan Kaki dari Rumah ke Rumah

Minggu, 29 Januari 2017, 00:04:08 wita
Mbah Yoto Menjual Keset Lantai dengan Dipanggul, Berjalan Kaki dari Rumah ke Rumah

Mbah Yoto saat menyusun barang dagannya di lantai depan rumah pemberli, Minggu (29/01/2017)

PELAIHARI POST 電 Mbah Yoto yang usianya sudah sekitar 68 tahun ini berjalan dengan memanggul bongkahan yang terbungkus kain dengan cara dipanggul, satu tangannya menjinjing kardus. Bongkahan dan kardus itu berisikan barang dagangan berupa aneka keset lantai dan beberapa tas untuk ibu-ibu. Ia menjajakan ke rumah-rumah dengan berjalan kaki. Kalau ada rumah yang tuan rumahnya berkeinginan untuk membeli atau sekedar melihat-lihat, ia pun dengan sigap membuka bongkahan dan kardus itu dan menata secara berjajar di lantai di depan rumah calon pembeli.

Seperti yang dilakukan hari ini, Minggu (29/01/2017), meskipun hujan masih terlihat rintik-rintik ia pun tidak urung menelusuri ruas jalan menghampiri satu rumah ke rumah lainnya. Bila hujan agak deras ia terhenti sejenak di rumah tempat ia menjajakan jualannya menunggu hujan agak reda. Tak jarang pula ia juga berteduh di emperan rumah kosong atau di suatu gapura yang bisa melindunginya dari air hujan.

Barang-barang dagangan yang dibawa semuanya terbuat dari kain seperti keset lantai aneka rupa yang berbahan kain. Kemudian ada beberapa tas dengan motif batik juga berbahan kain. "Kalau keset yang besar ini harganya Rp 30 ribu, kalau yang kecil harganya Rp. 15 ribu. Untuk tas harganya Rp 40 ribu. Tasnya bagus Mbak, bisa untuk bepergian. Meskipun harganya murah tapi bagus kan. Bisa untuk menyimpan hape, atau pergi ke pasar. Dibawa ke mall juga layak," ujarnya.

Mbah Yoto mengaku tinggal di Perumahan Kijang Mas Pelaihari, ia berasal dari Yogyakarta. "Barang-barang yang kami jugal ini berasal dari Yogyakarta. Dikirim dari sana. Banyak yang suka di sini. Kami sudah memasuki beberapa tempat terutama perumahan, banyak yang membelinya. Ya Alhamdulillah, di snini banyak yang suka jualan kami dan lumayan bisa untuk penghasilan sedikit-sedikit. Yang penting ada kegiatan. Selama kita mau berusaha Insya Allah ada juga rejeki yang kita dapatkan," ujarnya. Yon.

Berita terkait  
tag:keset,jualan,jalan kaki

Omzet Penjualan Ikan Asin di Tabanio Menurun
Sabtu, 16 Juli 2016, 02:19:42 wita

Selama Ramadlan Jualan Libur, Pulang Ke Jawa
Sabtu, 28 Juni 2014, 00:20:31 wita