PELAIHARI POST

Laporan Utama

Warga di Desa Jorong Tolak Angkutan Sawit dari Perusahaan, Dishub: Tidak Bisa Lakukan Penindakan

Minggu, 05 Februari 2017, 22:08:05 wita
Warga di Desa Jorong Tolak Angkutan Sawit dari Perusahaan, Dishub: Tidak Bisa Lakukan Penindakan

Kabid Angkutan Darat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut H. Dwiyono saat ditemui Pelaihari Post di ruang kerjanya, Kamis (02/02/2017)

PELAIHARI POST 電 Warga di Desa Jorong menolak angkutan sawit dari perusahaan yang melintas di Jalan Desa Jorong ke Arah Desa Swarangan. Dinas perhubungan Kabupaten Tanah Laut sudah mengecek kondisi lapangan adanya kerusakan jalan diantaranya oleh angkutan Sawit yang melebihi muatanya. Untuk melakukan penindakan terhadap angkutan yang melebihi kapasitas ini, dishub sendiri tidak bisa melakukan penindakan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya warga Desa Jorong di RT 12 Dusun IV Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut menolak aktifitas kendaraan angkutan sawit dari perusahaan yang melintas di Jalan Desa Jorong ke Arah Desa Swarangan. Warga pun melakukan pemasangan spanduk besar di depan pintu masuk arah ke Desa Swarangan dan mengirim surat ke DPRD Kabupaten Tanah Laut, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Ombusdman Perwakilan Kalimantan Selatan, Polres Tanah Laut dan Polsek Jorong. Salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut dari Daerah Pemilihan II yang meliputi antara lain kecamantan Jorong, H Amin Wibisono, SH pun mendukung tuntutan warga yang menolak aktifitas kenadaraan angkutan sawit dari perusahaan yang melintas di Jalan Desa Jorong ke Arah Desa Swarangan tersebut.

Kabid Angkutan Darat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut H Dwiyono kepada Pelaihari Post , Kamis (02/02/2017) membenarkan jalan di Desa Jorong arah ke Swarangan Kecamatan Jorong ada yang rusak. "Diperkirakan kerusakan jalan tersebut sekitar 10 hingga 15 %. Berdasakan informasi warga saat kami cek ke lapangan kerusakanya ini diantaranya oleh angkutan Sawit yang melebihi muatanya tersebut dari keterangan warga angkutan sawit tersebut merupakan milik perusahaan. Dan kita berdasarkan surat dari Ombusdman yang mengirim ke pihak Dishub Tanah Laut maka kita lakukan pengecekan ke Lapangan.Kelanjutanya nanti untuk jalan yang rusak kita akan koordinasi dengan pihak PU bagaimana nanti dengan jalan tersebut untuk perbaikanya seperti apa," paparnya.

Berkaitan dengan angkutan sawit, Kata H. Dwiyono, tidak dibenarkan. "Kita kan punya Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2012 tersebut memang tidak mengijinkan kendaraan mengangkut sawit karena bertentangan dengan Undang Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan jalan dan Undang Undang nomor 38 Tahun 2004 dimana semua kendaraan bermotor angkutan barang termasuk angkutan sawit yang melewati jalan umum jumlah muatanya tidak boleh melebihi kelas jalan dan harus disesuaikan dengan klas jalan yang dilewatinya. Dinas Perhubungan sesuai dengan Perda Nonor 3 kita ada tim dari Gubernur dan kita disini sebagai pelaksana kita saat ini sudah melakukan pengawasan jadi pihak kita menugaskan pihak aparat kita untuk melakukan pengawasan selama ini pihak kita nanti akan merangkum dan melaporkan ke Bupati atau ke Gubernur dan akan kita sampaikan juga ke Tim," jelasnya.

Sementara ini, Menurut Kabid Angkutan Darat ini, jika ada angkutan yang melebihi kapfasitas Untuk yang melakukan penindakan harusnya dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang Perhubungan bersama Polisi kalau pihak Dishub sendiri tidak bisa lakukan penindakan. "Terlepas dari Perda Nomor 3 seperti undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang jalan dan Perda itu mengacunya kesitu artinya jika angkutan melebihi aturan yang ada dibuku KIR itu bisa ditilang untuk Dishub sendiri harus melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) bidang perhubungan dan Polisi yang bisa.menindak angkutan tersebut," ucapnya.

Untuk diketahui, tambahnya, bahwa kendaraan bermotor angkutan barang jenis Dump Truck berdasarkan uji KIR bahwa angkutan yang diizinkan hanya berkisar dari 3.600 kg s/d 400kg dan kendaraan jenis Pick Up berkisar antara dari 650kg s/d 1.100kg. "Bisa dihitung dengan ukuran berdasarkan panjang x Lebar x Tinggi x BD (Berat Jenis Benda) itu sudah melebihi berat muatanya," katanya. Asb.

Berita terkait  
tag:sawit,jalan,dishub