PELAIHARI POST

Laporan Utama

Pria yang Tega Bunuh Pacarnya ini, Divonis 14 Tahun Penjara

Kamis, 23 Maret 2017, 19:46:55 wita
Pria yang Tega Bunuh Pacarnya ini, Divonis 14 Tahun Penjara

Terdakwa saat hendak dibawa ke Rutan usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (23/03/2017)

PELAIHARI POST 電 Pengadilan Negeri Pelaihari memutuskan vonis 14 tahun penjara kepada terdakwa Ikkram Igoran (21). Terdakwa Warga Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati -Bati ini, sebelumnya tega membunuh pacarnya yaitu Hastuti (23) di rumah kosong. Sidang dengan agenda penyampaian putusan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Leo Mampe Hasugian SH, Kamis (23/03/2017).

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari Poltak SH, usai sidang, Kamis (23/03/2017), kepada Pelaihari Post mengatakan terdakwa Ikkram Igoran didakwa oleh Penuntut umum melanggar pasal 338 KUHP. "Tadi dalam putusan Majelis Hakim memutus Pidana penjara pada terdakwa Ikkram Igoran selama 14 tahun dan ini lebih tinggi dari Penuntut Umum," ungkapnya.

Menurut Poltak SH Majelis Hakim memutuskan lebih tinggi dari tuntuan dengan berbagai faktor. "Secara umum kita lihat pada faktor sehingga lebih tinggi dari pada tuntutan 13 tahun penjara antara lain faktor pemberatan. Terdakwa Ikkram Igoran menikmati perbuatanya tersebut dan ada juga sisi unsur merencanakan walaupun itu tidak didakwa oleh penuntut umum maka Majelis berkesimpulan bahwa ada tenggang waktu. Berdasarkan fakta dipersidangan terungkap perbuatan terdakwa tersebut dilakukan sebelum kejadian tersebut .Terdakwa sudah tahu tempat dimana kiranya terdakwa akan melakukanya jadi itulah hubunganya dengan perencanaan itu yang Majelis lihat sebagai unsur perencanaanya," tuturnya.

Setelah divonis oleh Majelis, ujar Poltak SH, Majelis menanyakan kepada terdakwa dan penasehat Hukumnya maupun kepada jaksa penuntut umum apakah menerima apakah menolak atau pikir -pikir . "Terdakwa setelah melakukan konsultasi dengan penasehat hukumnya, terdakwa sendiri yang mengatakan menerima putusan tersebut dalam persidangan ini dan demikian juga dengan jaksa penuntut umum. Dengan demikian perkara ini sudah berkekuatan hukum tetap." jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pria ini Tega Membunuh Pacarnya Hanya Karena Sering Dimarahinya Soal Hutang Rp 100 ribu. Terdakwa sering dimarahi korban yang tak lain adalah pacarnya sendiri yang sering menagih hutang kepadanya dengan cara marah-marah di depan umum sehingga terdakwa sakit hati dan tega membunuhnya. Korban dibunuhnya dengan cara dipukul dengan kayu, dicekik dan diikat dengan jilbab korban. Aparat Polsek Bati-Bati dipimpin Kapolsek IPTU Amin Hidayat ,S.IK berhasil menangkap tersangka di rumahnya di Desa Bentok Kampung RT 07 RW 02 Kecamatan Bati-Bati, Senin (07/11/2016) sekitar pukul 16.00 wita. Asb.

Berita terkait  
tag:pembunuhan,bati-bati,pacar,pengadilan