PELAIHARI POST

Parlementaria

Forum Masyarakat Peduli Desa Tanjung Datangi DPRD, Sampaikan Kejanggalan Proses Rekrutmen Perangkat Desa

Rabu, 05 April 2017, 17:11:47 wita
Forum Masyarakat Peduli Desa Tanjung Datangi DPRD, Sampaikan Kejanggalan Proses Rekrutmen Perangkat Desa

Forum Masyarakat Peduli Desa Tanjung Datangi Kantor DPRD Kabupaten Tanah Laut, Rabu (05/04/2017)

PELAIHARI POST 電 Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Desa Tanjung Kecamatan Bajuin mendatangi kantor DPRD Kabupaten Tanah Laut, Rabu (05/04/2017) terkait Proses Rekrutmen Perangkat Desa. Mereka menyampaikan kenjanggalan dalam penjaringan bakal calon Perangkat Desa Tanjung Kecamatan Bajuin. Mereka diterima oleh Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Laut, BPMPD, Camat Bajuin dan Kepala Desa Tanjung.

Ada 8 poin kejanggalan yang ditemukan oleh Forum Musyawarah Peduli Desa dalam kejanggalan penjaringan bakal calon perangkat desa diantaranya tidak sesuainya tanggal dilaksanakan tes penjaringan calon perangkat desa tanggal 21 Desember 2017 sedangkan hasil rekapitulasinya tanggal 15 Desember 2016.Dan panitia dengan sengaja tidak mengecek komputer yang dibawa masing masing peserta .Forum Masyarakat Peduli Desa dalam delapan poin ia tidak terimanya sistem poin dalam penilaian yang tidak relevan ,seleksi perangkat desa tanjung bajuin.Sedangkan pada saat dilakukanya pendaftran para peserta penfaftar dimintai uang pendaftaran sebesar Rp 100 ribu.Ke 34 peserta yang mendaftar dalam penjaringan bakal calon perangkat desa tanjung sudah direkomendasikan oleh pihak kecamatan sebanyak 12 orang.

Camat Bajuin Dwi Anggriani usai musyawarah di Ruang Sidang Paripurna, Rabu (05/04/2017), kepada Pelaihari Post mengatakan kegiatan penjaringan sudah maksimal. "Tes yang sudah dilaksanakan sudah menjadi kewajaran setiap dilaksanakan seleksi atau tes apapun juga ,karena itu sudah hasil maksimal tim kecamatan yang melaksanakan penjaringan perangkat desa se kecamatan bajuin," tuturnya.

Terkait dengan tanggal yang dilaksanakanya penjaringan, menurut Dwi Anggriani, ada kesalahan ketika pelaksanaan tersebut. "Teringat pada tanggal 15 desember 2017 padahal pelaksanan tersebut pada tanggal 21 desember 2017 dan tes ini ada tiga yaitu tes esai, pilihan ganda dan komputer. Dalam penjumlahan penilaian tim kami kemungkinan ada yang salah menjumlahkan dan sebenarnya tidak bisa mengganggu gugat hasil ini yang sudah di SK kan oleh kepala Desa dan direkomendasikan oleh pihak kecamatan," ucapnya

Dwi Anggriani mengakui memang setiap hasil pelaksanaan ini pasti ada rasa ketidakpuasan. "Akan tapi itulah dari tim kami untuk melaksanakan hasil dan kami sudah lakukan transparansi dan menyebarkan hasil tes yang kami sebarkan," katanya

Sedangkan dengan uang pendaftaran Rp 100 ribu kepada calon perangkat Desa, menurutnya, memang desa tidak ada anggaranya untuk pelaksanaan itu dan mereka berinisiatif untuk memungut perorang Rp 100 ribu. "Itu pernah disampaikan kepihak kami dan kami memberikan tanggapan itu tidak boleh dilaksanakan kami menyerahkan ke pihak desa bagai mana kebijakan selanjutnya dan pihak kecamatan sendiri melarang pungutan tersebut," tegasnya. Asb.

Berita terkait  
tag:perangkat,tanjung,dprd

Anggota DPRD Tanah Laut dari PPP Dilaksanakan Proses PAW
Kamis, 07 Desember 2017, 22:20:48 wita

Abdi Rahman Akhirnya Di-PAW dari Wakil Ketua DPRD Tanah Laut
Senin, 11 September 2017, 23:03:04 wita