PELAIHARI POST

Laporan Utama

Soal Limbah dan Bau Amis dari Perusahan Pengepakan Rajungan, Warga Hadang Truck Container

Kamis, 06 April 2017, 20:54:16 wita
Soal Limbah dan Bau Amis dari Perusahan Pengepakan Rajungan, Warga Hadang Truck Container

Warga lakukan penghadapangan Truck Container, Kamis (06/04/2017)

PELAIHARI POST 電 Warga melakukan penghadangan terhadap Mobil truck container berukuran besar yang hendak masuk ke perusahaan pengepakan rajungan di wilayah RT 10 RW 04 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kamis (06/04/2017). Aksi ini dilakukan oleh warga karena terdapat permasalahan terkait dengan perusahaan tersebut antara lain soal limbah, bau amis dan persoalan jalan serta soal legalitas perusahaan tersebut.

Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua RW 04 Kelurahan Angsau H Isar mengatakan aksi penghadangan yang dilakukan warga terkait adanya permasalahan dengan perusahaan tersebut. "Yang pertama terkait soal limbah dan bau amis yang sudah terasa bahkan hingga kesaluran air sumur sudah terasa hal lainya serta perijinan yang belum lengkap hanya IUP dan Tanda Terdaftar Perusahaan saja Kalau industri tidak mungkin hanya yang dipegang hanya dua itu saja," tegasnya.

Menurut H. Isar, sebelumnya yaitu pada Hari Rabu pihaknya sudah ada pertemuan dengan instansi terkait yakni Lingkungan Hidup (LH) dan Disnaker, Camat dan Kelurahan serta perangkat RW dan RT dan Masyarakat RT 10.Pada "Saat dilakukanya pertemuan berharap banyak hal yang dilakukan tuntutan masyarakat bisa dipenuhi. Selain itu ada perjanjian dengan masyarakat yang tidak pernah tercapai sama sekali dan masuknya beberapa kali mobil Kontainer merusak jalan dan juga kamaren menuntut kepada pemerintah supaya perusahaan ini diberhentikan sebentar selama proses perijinanya belum lengkap." perjanjian sama masyarakat yang belum bisa dipenuhi ternyata kontainer masih masuk lagi lalu masyarakat kita mencegat di jalan," katanya.

Karena ini sudah ada perjanjian, pihaknya, tutur H. Isar, bersikap tegas. "Kalau tidak ada perjanjian seperti kemarin kita tidak masalah. Namun untuk sekarang karena kita masih beri toleransi pada perusahaan. Kita berharap silahkan untuk mengangkut akan tetapi untuk mendatang jangan sampai lagi memproduksi terkecuali ijinya sudah lengkap semua tidak ada masalah dan janji kepada masyarakat bisa dipenuhi," tegasnya.

Sementara dari pihak perusahaan yaitu Acien dan Wahyu saat dikonfirmasi oleh para wartawan tidak memberikan komentar apapun. Asb.

Berita terkait  
tag:rajungan,limbah,perusahaan