PELAIHARI POST

Laporan Utama

Petugas pun Ambil Sampel Limbah di Perusahaan Pengepakan Rajungan yang Dipersoalkan Warga

Kamis, 13 April 2017, 21:51:58 wita
Petugas pun Ambil Sampel Limbah di Perusahaan Pengepakan Rajungan yang Dipersoalkan Warga

Dr. H. Abdul Haris Fakhmi,ST.MT selaku Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut saat ditemui Pelaihari Post, Kamis (13/04/2017)

PELAIHARI POST 電 Petugas dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut, Kamis (13/04/2017), mendatangi perusahaan pengepakan rajungan yang dipersoalkan warga. Di sekitar lokasi Perusahaan yang berada di RT 10 RW 04 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari tersebut petugas mengambil sampel limbah. yang selanjutnya akan dilakukan analisis di Laboratorium Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut.

Wakil Bupati Tanah Laut Drs H. Sukamta, M.AP sebelumnya meminta kepada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut untuk melakukan uji limbah terhadap perusahaan tersebut. Permintaan ini disampaikan usai didatangi beberapa Warga RT 10 RW 04 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari yang mengeluhkan adanya limbah dan bau amis dari perusahaan pengepakan rajungan itu. Warga pun sebelumnya sempat melakukan penghadangan mobil Truck Container yang hendak menuju perusahaan tersebut.

Dr. H. Abdul Haris Fakhmi,ST.MT selaku Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Laut saat ditemui Pelaihari Post , Kamis (13/04/2017), mengatakan yang dilakukannya dalam rangka memverifikasi pengaduan warga. "Warga di wilayah Perusahaan Pengalengan Rajungan melaporkan ke Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup dengan adanya bau, indikasi dari pencemaran terhadap air sumur sekitar rumahnya Siti Fatimah. Pada hari ini pun kami menindaklanjuti bahkan beserta tim Lingkungan Hidup untuk melakukan pengambilan sampel ke titik yang terindikasi tercemar air sumurnya terutama milik ibu Siti Fatimah," jelasnya.

Selanjutnya, menurut Dr. H. Abdul Haris Fakhmi,ST.MT, akan diuji sampel ke unit Labotarium yang ada di Dinas Perumahan Rakyat ,Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup."Tidak terlalu lama dan sesuai prosedur akan segera ditindaklanjuti hasilnya mudah mudahan dalam waktu singkat sesuai SOP di Unit Labotarium hingga 5 s/d 14 hari karena ada beberapa unsur dan senyawa yang memerlukan waktu dalam penangananya," ucapnya. Asb.

Berita terkait  
tag:rajungan,limbah,perusahaan,lingkungan hidup