PELAIHARI POST

Laporan Utama

Istri Darso Pingsan Lihat Kebun Karetnya Rusak Digusur, Warga pun Demo Agar Tak Terkena Penggusuran

Sabtu, 29 April 2017, 09:38:54 wita
Istri Darso Pingsan Lihat Kebun Karetnya Rusak Digusur, Warga pun Demo Agar Tak Terkena Penggusuran

Warga di Desa Ambawang melakukan demo agar penggusuran tidak berlanjut, Jum'at (28/04/2017)

PELAIHARI POST 電 Ratusan warga Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut, Jum'at (28/04/2017), melakukan unjuk rasa di lahan kebun Warga yang terkena gusur oleh perusahaan .Warga Desa Ambawang ini khawatir lahan kebun milik warga yang lainya pun ikut terkena gusur. Hingga Ratusan Warga Desa Ambawang ini berjaga dikebun untuk menghentikan aktifitas penggusuran. Akibat Penggusuran ini 5 Hektar Kebun Karet dan Sawit milik Darso dan Simin rusak dalam hal ini warga pun menuntut ganti rugi akibat pekerjaan perusahaan yang lakukan penggusuran, lahan ini dinyatakan oleh warga milik warga Desa bukan milik perusahaan. Akibat dari kejadian ini istri Darso melihat kebun Karet miliknya rusak hingga pingsan tak sadarkan diri.

Eko isbantoro, selaku Tokoh Masyarakat Desa Ambawang mengatakan yang rusak akibat di digusur oleh alat berat milik perusahaan ada 5 hektar "Ada 3 hektar kebun Karet dan 2 Hektar Kebun Sawit kalau untuk kebun karet diperkirakan 1000 pohon yang rusak milik Darso " Kata Eko Isbantoro saat di konfirmasi di tempat kejadian.

Menurut Eko Isbantoro pihak warga sudah beberapa kali melakukan pertemuan pertemuan dengan pihak Desa dan pihak perusahaan. "Pihak perusahaan memang mempunyai HGU tapi pihak warga pun yang digusur ini memiliki sertifikat" Kata Eko Isbantoro

Waktu pertemuan intern, Kata Eko Isbantoro, ,yang dilaksanakan warga, kepala Desa menyampaikan dalam proses HGU disini masih ada cacat hukumnya dalam rekomendasi pemerintahan daerah tidak menyebutkan Desa Ambawang hal ini disampaikan saat itu sama pihak Kepala Desa. Tuntutan warga hari ini meminta jangan ada aktifitas penggusuran lahan lagi dan alat berat yang ada saat ini minta dikeluarkan dari lokasi kebun dan warga disini meminta ganti rugi tanaman yang sudah digusur oleh alat berat," Ucapnya

Sadimin Ketua RT 06 mengatakan atas kejadian seperti ini warga merasa kebingungan sudah ada penggusuran lahan kebun warga tanpanya ada ijin. "Warga meminta ini dihentikan dikarenakan kalau dibiarkan nantinya malam malam akan digusur lagi oleh alat berat dan ini menjadikan warga khawatir,."katanya

Perlu diketahui ,beberapa warga Desa Ambawang ini kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Tanah Laut guna penyelidikan lebih lanjut. Asb.

Berita terkait  
tag:karet,petani,demo,gusur,pingsan

Kawasan Gunung Kayangan Dijadikan Tempat Penanaman Kedelai
Jum'at, 06 Oktober 2017, 20:16:22 wita