PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Rencana Pembangunan Pelabuhan di Swarangan, Hasil Studi Rencana Induk Pelabuhan Disosialisasikan

Jum'at, 12 Mei 2017, 19:48:10 wita
Rencana Pembangunan Pelabuhan di Swarangan, Hasil Studi Rencana Induk Pelabuhan Disosialisasikan

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut Andris Evony ,S.STP.M.Si saat ditemui Pelaihari Post, Jum'at (12/05/2017)

PELAIHARI POST 電 Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Pengembangan Pelabuhan dalam hal ini Pejabat Pelaksana Pembangunan (PPK) beserta Dinas Perhubungan Tanah Laut dan SOPD terkait rencana Pembangunan Pelabuhan Pelaihari/Swarangan mengadakan sosialisasi Studi Rencana Induk Pelabuhan Pelaihari /Swarangan di Ruang Barakat Lantai II.Jumat (12/05/2017). Penyampaian Studi Rencana Induk Pelabuhan Pelaihari /Swarangan dalam sosialisasi tersebut disampaikan oleh Tim Teknis Direktorat Kepelabuhanan bersama Konsultan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut Andris Evony ,S.STP.M.Si mengatakan hasil studi ini setelah disosialisasikan akan mendapatkan masukan-masukan. "Bisa perbaikan atau saran pendapat dari Stackholder dari semua yang hadir pada saat sosialisasi tersebut akan menjadi Rencana Induk Pelabuhan nantinya. Setelah hasil studinya ini disampaikan dan diperbaiki selanjutnya setelah final baru Bupati selaku Kepala Daerah yang semula dari tempat lokasi pelabuhan Swarangan akan ditingkatkan menjadi Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Karena ini sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan nomor 901 tahun 2016 yang diputuskan di dalam rencana induk pelabuhan nasional yang mana Pelabuhan Pelaihari/Swarangan Statusnya tingkat Pengumpan Lokal. Rencana awal sebagai pengumpul namun sekarang diubah menjadi pengumpan Lokal. Kewenangan pengumpan lokal itu ada di Bupati," ungkapnya.

Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Pelaihari/Swarangan, kata Andris Evony .S.STP.M.Si , sudah hampir 4 tahun terakhir hasil studinya sudah selesai dan disesuaikan Setelah rapat Sosialisasi Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) kembali lagih ke Jakarta untuk memperbaiki sebagai mana saran dan masukan dari SOPD terkait pada saat ikut rapat sosialisai tadi.""Salah satu hasil contoh studi tadi tata ruang yang masih menggunakan Raperda padahal ini sudah diubah menjadi Perda Tata Ruang Nomor 3 tahun 2016 kemudian hal lainya tidak menggunakan zona-zona lagi, sudah dibentuk menggunakan kawasan-kawasan. Pihak Pemerintah Daerah meminta hasil Studi ini satu minggu harus sudah selesai. Nanti hari Senin kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kintap selaku pelaksana akan berangkat ke Kementerian untuk memepercepat akselerasi penyelesaian studi yang diperbaiki. Harapanya mereka datang dari Kementerian membawa hasil studi yang diperbaiki dan akan ditetapkan oleh Bupati jadi RIP," Jelasnya.

Andris Evony.S.STP.M.Si berharap nantinya setelah jadi dibangun Pelabuhan Pelaihari/Swarangan semua komoditas hasil perekebunan, perternakan yang mau di ekspor ke luar daerah bisa memanfaatkan secara optimal."Kedepanya Pelabuhan Pelaihari/Swarangan menjadi salah satu alternatif dari pelabuhan Trisakti yang mengalami over kapasitas dan untuk komoditas bukan hanya kabupaten Tanah Laut yang akan memanfaatkan Pelabuhan Pelaihari/Swarangan Kabupaten lain pun bisa memanfaatkanya," tuturnya. Asb.


Berita terkait  
tag:pelabuhan,swarangan,dishub