PELAIHARI POST

Laporan Utama

Satpol PP Datangi Perusahaan Pengepakan Rajungan, Tegaskan Tindakan Penutupan Permanen Perusahaan

Senin, 15 Mei 2017, 20:07:38 wita
Satpol PP Datangi Perusahaan Pengepakan Rajungan, Tegaskan Tindakan Penutupan Permanen Perusahaan

Kepala Penyidik H Mustofa Satpol PP Satpol PP,Camat Pelaihari Ahmad Novriandi didampingi dari Polres Tanah Laut Kasat Sabhara AKP Riswiyadi saat Datangi Perusahaan Pengepakan Rajungan, Senin (15/05/2017)

PELAIHARI POST 電 Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Laut mendatangi Perusahaan Pengepakan Rajungan yang berlokasi di Jalan Mufakat RT 10 RW 04.Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Senin (15/05/2017) sekitar pukul 13.00 wita. Kedatangan ini dilakukan guna menegaskan kepada jajaran majemen perusahaan tersebut terkait surat yang dikirim Pemerintah Daerah sebelumya kepada pihak Perusahaan bahwa Pemerintah Daerah mengambil tindakan penutupan permanen terhadap perusahaan tersebut.

Pihak Satpol PP dalam hal ini Kepala Penyidik H Mustofa dan Camat Pelaihari Ahmad Novriandi didampingi dari Polres Tanah Laut Kasat Sabhara AKP Riswiyadi memberikan arahan arahan ke pihak manajemen Perusahaan pengepakan rajungan tersebut. Dalam hal ini pihak perusahaan diberikan saran jika ingin berinvestasi di kabupaten Tanah Laut dianjurkan ada pilihan tempat yakni di kecamatan Bati Bati atau di Kecamatan Tambang Ulang. Adapun lokasi di Kecamatan Angsau yang digunakan oleh perusahaan tersebut resmi ditutup dan tidak diperbolehkan untuk melakukan aktifitas kerja oleh pihak Pemerintah Daerah.

Usai memberikan pengarahan, H Mustofa kepada para wartawan,Senin (15/05/2017), mengatakan pihanya mendatangi perusahaan untuk melakukan penegasan sesuai surat yang dilayangkan ke pihak perusahaan yang mana tidak ada aktifitas terhitung hingga tanggal 5 Mei 2017."Dari Pemerintah Daerah sendiri mengharapkan kepada pihak perusahaan untuk mencari tempat pindah seusai denga rapat terakhir di lantai II Pemkab Tanah Laut memberikan waktu penundaan untuk menghabiskan bahan," Katanya

Menurutnya saat ini sesuai dengan intruksi Bupati, Satpol PP dan pihak Kecamatan menegaskan ke pihak Masyarakat dan Perusahaan bahwa bahan baku tidak boleh lagi masuk perusahaan "Boleh aktifitas tapi menghabiskan bahan baku yang ada. Jadi tidak boleh bahan baku dari luar masuk lagi," ucapnya.

Sedangkan dari pihak perusahaan, tutur H. Mustofa, pihak perusahaan belum memberikan respon. "Mungkin nanti dari pihak perusahaan akan menghadap pemerintah daerah. Dan ini sudah jelas sesuai tata aturan tata ruang yang tidak memungkinkan memberikan izin artinya ditutup total," tegasnya. Asb.

Berita terkait  
tag:rajungan,jalan mufakat,angsau,perusahaan