PELAIHARI POST

Laporan Utama

Para Buruh Perusahan Pengepakan Rajungan yang Ditutup Pemkab Lakukan Unjuk Rasa

Senin, 22 Mei 2017, 18:24:48 wita
Para Buruh Perusahan Pengepakan Rajungan yang Ditutup Pemkab Lakukan Unjuk Rasa

Para Buruh Perusahaan Pengepakan Rajungan melakukan Unjuk Rasa di Halaman depan Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (22/05/2017)

PELAIHARI POST 電 Puluhan Buruh Perusahaan Pengepakan Rajungan yang berlokasi di Jalan Mufakat RT 10 RW 04 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari memprotes kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang menutup perusahaan ini. Para buruh ini melakukan konvoi dengan membawa spanduk dan melakukan unjuk rasa di halaman depan kantor Bupati Tanah Laut, Senin (22/05/2017). Unjuk rasa ini dikawal aparat Polres Tanah Laut dan petugas dari Satpol PP Kabupaten Tanah Laut.

Salah seorang buruh perusahaan rajungan Purwadi mengatakan, unjuk rasa yang dilakukanya meminta ke pihak pemerintah daerah untuk mencabut kebijakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang menutup perusahaan tersebut. "Sejak hari minggu yang lalu sudah tidak bekerja lagi akan tetapi ia tetap menuntut bekerja ke perusahaan namun perusahaan tidak menerima bekerja lagi dikarenakan perusahaan sudah ditutup oleh pemerintah daerah," Katanya

Purwadi meminta dibuka kembali seperti semula semuanya harapanya bisa tetap bisa bekerja. "Pihak pekerja belum memikirkan jika pihak perusahaan pindah apakah bisa mengikutinya belum memikirkan sampai kesitu karena semuanya menuntut bekerja ditempat yang sama, " Kata Purwadi

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tanah Laut Senin (15/05/2017) sekitar pukul 13.00 wita.mendatangi Perusahaan Pengepakan Rajungan guna menegaskan kepada jajaran majemen perusahaan tersebut terkait surat yang dikirim Pemerintah Daerah sebelumya kepada pihak Perusahaan bahwa Pemerintah Daerah mengambil tindakan penutupan permanen terhadap perusahaan tersebut. .

Dalam surat yang ditujukan kepada Pimpinan Perusahaan di Jalan Mufakat RT 10 RW 04 Kelurahan Angsau tertanggal 02 Mei 2017 itu meminta perusahaan diminta untuk menghentikan aktifitas produksi penutupan kegiatan pabrik dan kegiatan lain yang berkaitan dengan produksi sesuai dengan hasil rapat tim BKPRD terhitung pada tanggal 5 Mei 2017. Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa berdasarkan hasil rapat Koordinasi Tim BKPRD Kabupaten Tanah Laut pada tanggal 25 April 2017 telah disepakati bahwa Pemerintah Daerah mengambil tindakan penutupan permanen kegiatan PT Fresh Ontime Seafood dan menyarankan untuk pindah lokasi sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Laut Nomor 36 Tahun 2006 tentang RTRW Kabupaten Tanah Laut. Asb.

Berita terkait  
tag:unjuk rasa,rajungan,jalan mufakat