PELAIHARI POST

Peristiwa

Kasus Pembunuhan di Mushola, Saksi Akui Terdakwa Pernah Nyatakan Ingin Memperistrinya

Rabu, 14 Juni 2017, 05:56:00 wita
Kasus Pembunuhan di Mushola, Saksi Akui Terdakwa Pernah Nyatakan Ingin Memperistrinya

Warga Desa Sungai Cuka menghadiri Sidang Kasus Pembunuhan di Mushola, Selasa (13/06/2017)

PELAIHARI POST 電 Pengadilan Negeri Pelaihari, Selasa (13/06/2017), melaksanakan Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan Saksi dari perkara terkait kasus pembunuhan di Mushola. Sukoyo Warga RT 08 RT 03 Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut menjadi korban pembunuhan dan jenazahnya ditemukan di Mushola. Tiga saksi yang diharikan diantaranya Istri Korban yaitu Siti Mariam, tetangga Korban yaitu Surono dan Guritno Anggota Polsek Kintap. Majelis Hakim dalam persidangan ini terdiri dari: Boedi Haryantho SH,MH (Ketua), Leo Mampe Hasugian SH,dan Harries Konstituanto SH.

Saat sidang, ketiga saksi memberikan keterangan ketika ditanya Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Noer SH dan Pipit Susriana SH .yang menberikan keterangn saksi pertama Guritno mengatakan saat awal kejadian ia dikabarkan oleh warga bahwa ada kejadian pembunuhan yang terjadi di dalam Masjid Al Muhajir setelah mendapatkan laporan ia langsung mendatangi Masjid tersebut dan di dalam Masjid ada Jenazah yang sudah ditutup oleh kain dengan posisi tergeletak didalam posisi terlentang tidak berapa lama anggota Reskrim Polsek memgamankan dengan memasang garis polisi selanjutnya ia meminta petunjuk lebih lanjut dari pimpinanya.

Selanjutnya Guritno melakukan penyisiran atau pengecekan melihat ada bercak darah di perkebunan dibelakang rumah terdakwa.(Nasirudin).yang berjarak dari rumah Terdakwa sekitar 20 meter. Setelah melakukan penyisiran ditemukan alat alat seperti Cangkul, kampak,dan linggis dan ada bercak darahnya.Masih di sekitar kebun ditemukan sisa pembakaran yang dinyatakan kepala Korban Sukoyo ada didalam galian tanah dikubur dan diatasnya ada bekas pembakaran.

Setelah itu JPU menyakan kepada saksi Surono. Dari keteranganya saat di persidangan Surono mengatakan saat itu ia hendak shalat ashar ia diberitahu temannya yang pertama melihat korban yaitu Zaenudin bahwa ada jenazah di dalam Masjid lalu ia melihat kedalam dan keadaan korban saat itu terlentang dengan kepala terpisah dengan leher si korban.kata surono yang bertetanggaan dengan korban.

Menurut Surono, ia lebih dekat berkawan dengan korban dari pada sama Terdakwa yang mana korban dalam sehari harinya bekerja sebagai sopir sedangkan terdakwa yang ia ketahui bekerja sebagai petani.antara Terdakwa dan Korban selama ini tidak pernah terdengar permasalahan apapun baik baik saja.

Hal ini pun dikatakan oleh Istrinya Korban ( Sukoyo ) yaitu Siti Mariam saat ditanya mengatakan antara korban dan terdakwa tidak ada permasalahan.Namun siti Mariam mengakui bahwa Terdakwa Pernah mengatakan kepadanya ia ingin memperistrinya namun Siti Mariam menolak karena sudah mempunyai suami. Selain itu Terdakwa semasa waktu masih di Madura ia pernah mempunyai penyakit jiwa bahkan ia pernah mau dimasukan ke Rumah Sakit Gila namum Kabur.Jika penyakit gilanya kambuh ia suka bicara sendiri dan berjalan jalan," kata Siti Mariam.

Dalam keterangan ketiga saksi ini Terdakwa Nasirudin saat ditanya oleh Majelis Hakim ,Keterangan Saksi tetsebut dinyatakan benar semua ia tidak melakukan pembelaan apapun.Asb

Berita terkait  
tag:pembunuhan,mushola,sungai cuka