PELAIHARI POST

Laporan Utama

Warga di Desa Ambawang Hentikan Aktivitas Excavator di Lahan yang Dipersengketakan

Senin, 31 Juli 2017, 23:22:26 wita
Warga di Desa Ambawang Hentikan Aktivitas Excavator di Lahan yang Dipersengketakan

Damat warga Desa Ambawang,tampak masih trauma dengan kejadian ini, Senin (31/07/2017)

PELAIHARI POST 電 Ratusan warga Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut yang merupakan para petani berkumpul di jalan desa usai menghentikan aktivitas alat berat berjenis Excavator, Senin (31/07/2017). Peristiwa penghentian aktivitas excavator yang terjadi di Desa Ambawang RT 13 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut ini terkait dengan persengketaan lahan di desa tersebut dengan pihak perusahaan.

Dari pantauan Pelaihari Post , saat di lokasi Ratusan warga Desa Ambawang sedang lakukan mediasi dengan pihak Polres Tanah Laut. Selain pihak Polisi dan TNI adapun Satpol PP ikut mengamankan jalanya mediasi tersebut. Salah seorang warga Desa Ambawang yaitu Damat merupakan saksi mata saat pertama kalinya terjadi peristiwa ini. ketika itu ia sedang melakukan aktivitas kerja noreh karet sekitar pukul 09.00 Wita dikebunya ia melihat Exsavator melintas lalu ia dan warga lainya menyetop Exsavator tersebut.

Menurut Damat ,pada saat warga menghentikan Excavator diantaranya pengawal Excsavator datang dan saat itu pun warga meminta damai cuman pihak pengawal Excavator tidak mau dan ia lalu mengejarnya. "Saat saya lari menyelamatkan diri, warga yang lain datang meminta untuk berhenti namun pihak pengawal Excavator tidak mau diajak berdamai, akhirnya terjadi perkelahian adapun perkelahian itu pihak pengawal Excavator menggunakan senjata tajam.Sedangkan pihak warga melumpuhkanya dengan menggunakan kayu." tutur Damat.

Damat ,mengaku masih terasa takut dan trauma dengan apa yang terjadi peristiwa ini "Saya, berharap semoga sengketa ini bisa cepat selesai dan saya tidak mau kalau tanah tersebut itu di gusur. Karena itu satu satunya mata pencarian warga," lirihnya

Warga lain, yakni Suratman mengatakan sangat menyanyangkan kejadin ini dikarnakan belum ada kesepakatan antara pihak warga dan PT SSA terkait pembikinan parit. "Saya dikasih tahu bahwa ada alat Excavator masuk ke lahan bersama-sama warga lainya berupaya menghentikan. Berharap selama masalah ini belum selesai kalau bisa dirundingkan kembali caranya tidak seperti itu."cetusnya

Namun pihak pengawal Exsavator saat itu, kata Suratman, tidak mau malah mencoba membentak warga mengajak berkelahi dan warga mencoba melumpuhkan dengan menggunakan kayu dikarnakan pihak pengawal Excavator tersebut melawan, " kata Suratman. Asb.

Berita terkait  
tag:sengketa,lahan,ambawang,excavator

Perempuan ini pun Ikut Serta Datangi Polres Tanah Laut
Senin, 07 Agustus 2017, 17:13:13 wita

Aksi Heroik, Tiga Orang dari Tim Karhutla Melawan Api
Rabu, 02 Agustus 2017, 23:24:26 wita