PELAIHARI POST

Laporan Utama

Ratusan Warga Desa Ambawang Datangi Polres, Kawal Pemanggilan Terhadap 12 Saksi

Senin, 07 Agustus 2017, 15:51:35 wita
Ratusan Warga Desa Ambawang Datangi Polres, Kawal Pemanggilan Terhadap 12 Saksi

Warga dari Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar mendatangi Polres Tanah Laut, Senin (07/08/2017)

PELAIHARI POST 電 Ratusan warga dari Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar mendatangi Polres Tanah Laut, Senin (07/08/2017). Kedatangan ini dimaksudkan untuk mengawal pemanggilan ke-12 saksi di Polres Tanah Laut. Para saksi itu dipanggil terkait kasus dugaan pengeroyokan terhadap pegawai Perusahaan terkait persengketaan lahan di Desa Ambawang. Warga Desa Ambawang ini mendatangi Mapolres Tanah Laut dengan menggunakan kendaraan pickup dan mobil truck. Tampak terlihat baik laki laki atau pun perempuan bahkan adajuga terlihat anak anak kecilpun ikut digendong oleh ibunya.

Dari Pantauan Pelaihari Post , Senin (07/08/2017), Kedatangan Warga Desa Ambawang mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian.Polisi ,mulai mengawal warga desa ambawang diawal jalan kelurahan sarang halang sampai ke Mapolres Tanah alaut. Kendaraan ,yang digunakan oleh warga desa ambawang ini diparkir di terminal Tanah Habang Pelaihari Selanjutnya pihak kepolisian dengan pengamanan cukup ketat memanggil ke 12 orang tersebut untuk di mintai keterangan oleh penyidik kepolisian.

Sementara Warga lainya ,bertahan di terminal dan sebagian lagi bertahan di depan Mapolres Tanah Laut. ke-12 saksi,selanjutnya dimintai keterangan ini dikawal masuk ke dalam Mapolres Tanah Laut. Sesampainya di depan gerbang diperiksa oleh petugas keamanan satu persatu mereka masuk mapolres Tanah Laut. Dan saat ini para saksi yang diduga pengeroyokan ini masih di mintai keterangan oleh pihak polisi.

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Alfian Tri Permadi,S.IK mengatakan Kedatangan warga desa ambawang ke Polres Tanah Lautuntuk memenuhi panggilan dimintai keterangan ada 12 orang yang dijadwalkan dipanggil saat ini."Pihak polisi masih melakukan pemriksaan dan belum menentukan hasilnya Kita lihat perkembangan hari ini kita lihat bukti dan alat petenjuk terpenuhi baru kita tingkatkan,"Kami sudah menghimbau kepada masyarakat, yang datang mereka ini ingin mendampingi saksi," tuturnya.

Sebelumnya Ratusan pendukung korban yang terluka yang diduga akibat pengeroyokan yang terjadi di Desa Ambawang beberapa waktu lalu, Jum'at (04/08/2017), mendatangi Mapolres Tanah Laut. Mereka mempertanyakan tindak lanjut dari Polres Tanah Laut atas laporan terkait kasus tersebut.

Pekerja dari Perusahaan yang pada waitu itu sebagai pengawal excavator mengangalami luka serius di bagian kepala dan tangan yang saat ini masih di rawat di Rumah Sakit. Peristiwa yang menimpanya ini terjadi saat penghentian aktivitas alat berat berjenis Excavator, Senin (31/07/2017). Peristiwa penghentian aktivitas excavator yang terjadi di Desa Ambawang RT 13 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut ini ada kaitan dengan persengketaan lahan di desa tersebut dengan pihak perusahaan. Asb.

Berita terkait  
tag:sengketa,lahan,amabawang,perusahaan

Perempuan ini pun Ikut Serta Datangi Polres Tanah Laut
Senin, 07 Agustus 2017, 17:13:13 wita

Aksi Heroik, Tiga Orang dari Tim Karhutla Melawan Api
Rabu, 02 Agustus 2017, 23:24:26 wita