PELAIHARI POST

Laporan Utama

Empat Saksi Sudah Diperiksa Terkait Ditemukannya Umbul-Umbul Merah Putih yang Hangus Bekas Terbakar

Senin, 21 Agustus 2017, 23:10:26 wita
Empat Saksi Sudah Diperiksa Terkait Ditemukannya Umbul-Umbul Merah Putih yang Hangus Bekas Terbakar

Situasi di sekitar TKP di Jembatan Bayur usai ditemukannya sisa-sisa Umbul-Umbul Merah Putih yang Hangus Bekas Terbakar, Sabtu (19/08/2017)

PELAIHARI POST 電 Polres Tanah Laut sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 (empat) orang saksi dari masyarakat terkait di temukannya umbul-umbul yang hangus bekas terbakar di Jalan sekitar jembatan Bayur Desa Bajuin RT 04 Kecamatan Bajuin pada Sabtu (19/08/2017) lalu. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya juga akan dilakukan guna mengungkap kasus tersebut. Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK.MH pun memerintahkan Jajaran Satreskrim dan Pihak Polsek Pelaihari untuk melakukan olah TKP ulang pada hari ini, Senin (21/08/2017).

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK.MH kepada Pelaihari Post , Senin (21/08/2017), menyatakan belum bisa mengambil kesimpulan dari kasus ini. Namun pihaknya menduga dalam kaitanya pembakaran umbul umbul ini tidak ada kaitanya dengan Radikalisme maupun terororisme. "Umbul umbul merah putih, yang sudah diketahui pihak Polisi ada 23 umbul unbul-umbul, pihak polisi mendapatkan barang buktinya dari tiang umbul umbul, adapun yang diduga dibakar dan sisa yang dibakar ada 5 umbul umbul,"Katanya

Dalam penyelidikan ini, tutur Kapolres, Tim dari Polda Kasel pun sudah datang ke TKP untuk membantu Polres Tanah Laut dalam pelaksanaan pengungkapan kasus tersebut.

Sementara menurut Sekretaris Desa Bajuin Amril Hakim saat ditemui Pelaihari Post , Senin (21/08/2017), mengatakan pihaknya sudah memberikan keterangan ke pihak Polisi di Polres Tanah Laut dan membawa dua warga yang melihat saat kejadian untuk memberikan keterangan. "Mudahan kejadian seperti ini jangan terulang kembali, dikarnakan warga di desa jadi resah, yang mana dalam setiap tahun selalu memasang bendera Merah Putih dan umbul umbul, dikhawatirkan rawan terjadi hal seperti ini jika kasusnya ini tidak terungkap," ucapnya.

Menurut Sekdes, pihaknya akan berupaya membantu pihak kepolisian dan mengaku tidak segan segan akan melapor ke pihak polisi jika menemukan hal hal seperti kejadian seperti ini."Mudah mudahan kasus ini bisa terungkap. Selama ini di Desa Bajuin persis di Jembatan Bayur, yang terjadi pembakaran Umbul - Umbul sering di jadikan tempat tongkorngan ABG, diduga dijadikan tempat mabuk mabukan. Setelah kejadian pembakaran umbul umbul ini malah tidak ada lagi yang nongkrong di jembatan itu, " kata Amril Hakim.

Hal sama dikatakan Basran pemilik warung dekat jembatan mengakui biasanya anak anak muda yang nongkrong di jembatan hingga larut malam. "Kadang anak-anak muda dari Pelaihari dan Desa Sungai Bakar. Mudah mudahan kejadian ini bisa terungkap. Dengan adanya kejadian umbul umbul Merah Putih dibakar rasa menangis hati saya," katanya. Asb.

Berita terkait  
tag:umbul-umbul,merah putih,hut,kemerdekaan,bajuin

Festival Budaya Meriahkan HUT Tanah Laut ke-52 Tahun 2017
Minggu, 03 Desember 2017, 16:49:38 wita

Pembukaan Pameran Tala Expo 2017 Ditandai Pelepasan Balon
Jum'at, 01 Desember 2017, 19:39:31 wita

Bramban FC Raih Juara pada Bupati Tala Cup U-23 Tahun 2017
Jum'at, 01 Desember 2017, 01:09:39 wita