PELAIHARI POST

Peristiwa

Murniasih, Sudah Hendak Menolong Tapi Nyawa Anaknya Tidak Terselamatkan

Sabtu, 26 Agustus 2017, 11:37:27 wita
Murniasih, Sudah Hendak Menolong Tapi Nyawa Anaknya Tidak Terselamatkan

Korban saat dinaikan ke Ambulance hendak dibawa ke Puskesmas Jorong, Jum'at (25/08/2017)

PELAIHARI POST 電 Murniasih ibu dari Naima Dea Ramadani (9), salah satu korban yang meninggal akibat hanyut terseret air di lokasi perkebunan perusahaan di Desa Damit Hulu Kecamatan Batu Ampar, sudah sempat hendak melakukan pertolongan. Saat itu ia sudah tidak berpikir panjang dan langsng menolong anak. Tetapi malah dirinya pun ikut tenggelam dan ia diselamatkan warga.

Murniasih ibu dari Naima Dea Ramadani ini ketika ditemui Pelaihari Post di sela-sela menunggu pemeriksaan anaknya, di Puskesmas Jorong, Jum'at (25/08/2017), mengatakan saat anaknya pulang sekolah ia sedang menunggu jemputan namun saat itu tiba tiba banjir datang. "Saya juga sebelum kejadian sempat telephone suami megatakan banjir datang dan suami saya sedang mengusahakan mencarikan jemputan," katanya

Saat itu Murniasih belum sempat ia selesai menutup telephone tiba-tiba datang beberapa anak anak memberi kabar anaknya tenggelam. "Mama Mama Mbak Dea tenggelam," kata Murniasih menirukan anak anak. Lalu dirinya ke tempat kejadian anak saat itu sudah tenggelam bahkan ia melihat kawanya anaknya sudah dalam keadaan terapung. Sementara Naima Dea Ramadani masih terlihat meronta ronta di air ."Tidak berpikir panjang Lalu saya menolong anak saya. Bukanya bisa ketolong malah malah ikut tenggelam di air. Untungnya ada warga yang menolong saya menarik tangan saya ke darat," ucapnya.

Murniasih setelah ditolong warga ia melihat anaknya sudah hilang tenggelam oleh air banjir. "Ada satu orang yang diselamatkan oleh warga teman anaknya, yang satu selamat da dua meninggal," terangnya

Biasanya Murniasih mengantar anak tiap hari ke TK. Sedangkankan anaknya yang meninggal sekolah di SD "Saya juga sempat bilangi anak saya awas jangan melihat banjir nanti kalau ada apa apa ibu-ibunya yang disalahkan. Sekalinya malah anak saya sendiri, " kata Murniasih

Kedua korban banjir dibawa ke Puskesmas Kecamatan jorong, untuk dilakukan pemeriksaan, Jum'at (25/08/2017) .Tiba di Puskesmas Jorong ,dua korban ini terpaksa di periksa ditempat seadanya didepan kantor Puskesmas, pasalnya Puskesmas Jorong masih dalam tahap dibangun.Lalu Kedua korban banjir ini bergantian diperiksa oleh petugas Puskesmas Jorong.

Sementara Junaedi, ayah dari Syaira Septia Ramadani (9) yang juga korban yang terbawa banjir, saat menunggui pemeriksaan anaknya di Puskesmas Joront, ketika ditemui Pelaihari Post , mengatakan ,anaknya sudah pulang sekolah ."Sebanarnya anak saya sedang menunggu d jemput ,yang biasa diantar jemput. Saya mengetahui anak saya tenggelam terbawa air banjir dikasih tahu sama teman kerja ,waktu saya ada di rumah," Ucapnya. Asb

Berita terkait  
tag:hanyut,terseret,air,perkebunan,damit hulu

Tausiah, Muslim dari Followers menjadi Leader
Selasa, 07 November 2017, 02:06:29 wita