PELAIHARI POST

Laporan Utama

Rumah Tersangka Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Kurau Utara Digeledah

Selasa, 29 Agustus 2017, 22:11:06 wita
Rumah Tersangka Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Kurau Utara Digeledah

Tim Kejaksaan Negeri Tanah Laut sedang melakukan Penggeledahan di Rumah Tersangka, Selasa (29/08/2017)

PELAIHARI POST 電 Rumah milik tersangka penyalahgunaan Dana Desa yang bersumberkan dari APBN Tahun 2016 digeledah petugas dari Kejaksaan Negeri Tanah Laut. Rumah yang berada di Jalan Manunggal RT 08 Desa Kurau Utara Kecamatan Bumi Makmur Kabupaten Tanah Laut didatangi Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanah Laut untuk melakukan penggeledahan. Penggeledahan yang dilakukan sekitar pukul 14.00 wita Selasa (29/08/2017) ini dilakukan untuk mendapatkan dokumen terkait perkara.

Kejaksaan Negeri Tanah Laut sebelumnya telah menetapkan tersangka dalam kasus penggunaan dana desa yang bersumberkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2016. Penggunaan dana tersebut dinilai oleh Kejaksaan Negeri Tanah Laut mengakibatkan kerugian negara sehingga telah menetapkan sorang perempuan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Kurau Utara Fahriyah sebagai tersangka.

Dari Pantauan Pelaihari Post di lokasi, Selasa (29/08/2017), ada Sekitar 10 orang tim penyidik Kejaksaan Negeri Tanah Laut . Tampak pula Kasi Intelijen ikut dalam penggeledahan mencari dokumen dokumen yang disimpan Tersangka Plt Kepala Desa Kurau Utara.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanah Laut Marjuki ,SH, kepada Pelaihari Post mengtakan Tim dari Penyidik Kejaksaan Negeri Tanah Laut sedang mencari dokumen dokumen anggaran Desa tahun 2016."Kita sudah menemukan beberapa dokumen terkait anggaran Desa tahun 2016. Untuk lebih lanjutnya, dokumen apa yang akan kita bawa nantinya bisa dipertanggungjawabkan sama tersangka Fahriyah nantinya," kata Marjuki SH.

Dari dokumen-dokumen yang didapatkan tersebut, tutur Marjuki SH, tidak menutup kemungkinan ada nama lain yang terkait dengan kasus tersebut. "Bukan hanya satu tempat yang akan di lakukan penggeledahan, selain rumah Fahriyah ,akan dimeneruskan penggeledahan ke Kantor Desa Kurau Utara. Saat ini , yang baru ditetapkan status tersangka baru satu orang yaitu Plt Kepala Desa Kurau Utara. Kemungkinan, ada tersangka lainya yang mana pihak Kejaksaan Negeri Tanah Laut, akan melihat hasil dari pengembangan akan tetapi tidak menutup kemungkinan ada calon tersangka lainya," tuturnya.

Hal sama dikatakan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tanah Laut Tri Taruna F.SH menurutnya yang sudah ditetapkan satu tersangka yaitu Plt Kepala Desa Kurau Utara. yang saat ini sedang dilakukan pengembangan mencari bukti baru atas penahan perkara Dana Desa tahun 2016. "Kita telah melakukan menggeledahan di tiga tempat, Rumah Plt Kepala Desa Kurau Utara , Rumah BPD yaitu Jaenudin dan Kantor Desa Kurau Utara, Lalu ditemukan dokumen baru untuk dilakukan pengembangan oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanah Laut,' jelasnya. Asb.

Berita terkait  
tag:korupsi,dana,desa,kepala desa,kurau utara

Pilkades di Desa Salaman Diminta Diulang
Senin, 20 November 2017, 22:54:16 wita

Mantan Kades Ini, Kecewa Tidak Bisa Gunakan Hak Pilihnya
Rabu, 15 November 2017, 18:33:35 wita

Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2017
Selasa, 14 November 2017, 21:21:12 wita

Gang Janda di Desa Kurau Utara, Hebohkan Warga
Selasa, 24 Oktober 2017, 19:44:22 wita