PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Kasus Pengeroyokan di Lahan yang Dipersengketakan di Desa Ambawang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 04 September 2017, 20:58:48 wita
Kasus Pengeroyokan di Lahan yang Dipersengketakan di Desa Ambawang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP , Alfian Tri Permadi. S.IK saat ditemui Pelaihari Post, Senin (04/09/2017)

PELAIHARI POST 電 Kasus pengeroyokan yang terjadi di lahan yang dipersengketakan di Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar saat ini sudah dinyatakan lengkap atau P21. Berkas Perkara ini pun sudah dilimpahkan oleh Polres Tanah Laut ke Kejaksaan Negeri Tanah Laut. Selain itu, Polres Tanah Laut juga sudah menyelesaikan berkas kasus perkelahian yang menyebabkan meninggal dunia yang terjadi di Desa Tabanio Kecamatan Takisung. Sedangkan untuk perkara hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli yang terjadi di Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang, pihak Polres Tanah Laut masih melakukan pendalaman.

Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP , Alfian Tri Permadi. S.IK ketika ditemui Pelaihari Post di ruang kerjanya, Senin (04/09/2017), mengatakan dua berkas perkara yang ditanganinya yang sudah lengkap yaitu kasus Perkelahian hingga merengut nyawa warga Desa Tabanio dan Kasus Penganiayaan di Desa Ambawang. "Untuk kasus di Desa Ambawang ini, sebelumya telah ditetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka. Sedangkan untuk Kasus Saber Pungli di Desa Sungai Jelai,Kecamatan Tambang Ulang, kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut Kita mendatangkan tim Ahli dalam hal ini dari Universitas Airlangga ( UNAIR)," ucapnya.

Di tempat terpisah Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Adhya Satya L.B.SH.MH, saat dikofirmasi di ruang kerjanya di Kejaksaan Negeri Tanah Laut mengatakan untuk kasus di Desa Ambawang sudah diterima dan sudah dilengkapi. "Sementara kasus perkelahian di Tabanio masih tahap memeriksa oleh pihak kejaksaan Negeri tanah laut dan berkasnya masih ada di pihak polisi.Sedangkan kasus Saber Pungli di Desa Sungai Jelai sekarang sedang ditangani oleh pihak saber pungli dan sudah ditetapkan terangka satu orang," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Polres Tanah Laut, telah menetapkan 3 (tiga) orang tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di lahan yang dipersengketakan di Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar. Akibat peristiwa ini salah seorang pekerja dari Perusahaan sebagai pengawal excavator yaitu Irfansyah mengalami luka serius dan harus dirawat di Rumah Sakit.

Untuk kasus di Desa Tabanio, sebelumnya Jajaran Satreskrim Polres Tanah Laut mengamankan tersangka pelaku yang menyebabkan terbunuhnya Rozali warga jalan Benteng Desa Tabanio RT 13 Kecamatan Takisung. Pada hari Senin (10/07/2017) sekitar pukul 24.00 wita pihak Polsek Takisung dan Polres Tanah Laut langsung mengamankan Pelaku yaitu Muhmmad Rido merupakan warga Desa Tabanio Kecamatan Takisung di Polres Tanah Laut.

Sedangkan untuk kasus hasil OTT di Desa Sungai Jelai, Polres Tanah Laut saat itu menyatakan akan memeriksa para saksi-saksi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Kabupaten Tanah Laut terhadap salah seorang Aparat Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang. Saksi-saksi yang akan diperiksa baik yang diduga sebagai pelaku maupun saksi-saksi lainnya. Polres Tanah Laut pun sudah memeriksa daftar Prona yang terkait dengan kasus tersebut. Asb.


Berita terkait  
tag:perkara,penganiayaan,meninggal,saber,pungli,ott

Tokoh Pendidikan Tanah Laut Hasbullah Mahlan Berpulang
Selasa, 23 Januari 2018, 14:52:18 wita

Warga Desa Batakan Ditemukan Meninggal di Sungai
Jum'at, 22 Desember 2017, 09:52:09 wita