PELAIHARI POST

Peristiwa

Perempuan ini Didakwa Lakukan Penipuan dengan Arisan Berbasis Online

Rabu, 27 September 2017, 23:42:28 wita
Perempuan ini Didakwa Lakukan Penipuan dengan Arisan Berbasis Online

Terdakwa usai menjalankan sidang di PN Pelaihari Mendengarkan Keterangan Saksi, Selasa (26/09/2017)

PELAIHARI POST 電 Terdakwa kasus penipuan arisan berbasis online Irmi Ridha disidangkan di Pengadilan Negeri Pelaihari dalam agenda mendengarkan kesaksian saksi, Selasa (26/09/2017). Dua saksi yakni Mahpuzah Haerina dan Raja dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum Indra Surya K. SH di Pengadilan Negeri Pelaihari untuk untuk memberikan keterangan dihadapan ketiga Majelis Hakim diantaranya Majelis Hakim yaitu Boedi Haryanto SH dan Leo Mampe Hasugian SH.

Mahpuzah Haerina, menerangkan dihadapan Majelis Hakim, ia mengikuti Arisan berbasis Online melalui BBM, melalui Handphone nya. Selama dalam melakukan transaksi pengiriman uang melalui rekening milik terdakwa dan dalam setiap pemgiriman uang tersebut menggunakan SMS Banking ."Uang yang dikirmnya pun bervareasi paling besar dikirimkan ke terdakwa hingga Rp 50 juta lebih untuk ikut arisan online tersebut," katanya

Mahpuzah Haerina pun tergiur dengan tawaran tawaran paket arisan yang di-broadcast oleh Terdakwa melalui BBM. Dalam setiap transaski akan dijanjikan setiap satu bulan sekali uang kembali dan mendapatkan lebih dari nominal uang yang dikirimnya. Namun Mahpuzah Haerina, ia mengaku sudah beberapa kali mendapatkan hasil dari arisan Online tersebut ."Semakin kesininya arisan online mengalami kemacetan, tidak dibayarkan sama pihak terdakwa, kami pun masih tetap penasaran masih melanjutkan untuk mengikutinya arisan online ini," tuturnya.

Mahpuzah Haerina dan Raja (suami Mahpuzah) ketika di konfirmasi Pelaihari Post di Pengadilan Negeri Pelaihari, ia mengaku kapok atas kejadian ini, terlebih ia merasa dirugikan uang miliknya dan pihak kelurganya yang ikut arisan online yang jumlahnya tidak sedikit. "Berharap kalau bisa uangnya dikembalikan kalaupun tidak bisa membayarkanya, terdakwa dikenakan hukumanya yang setimpal. Raja pun selaku suaminya Mahpuzah Haerina, pihaknya pun sering ditagih oleh keluarganya yang ikut arisan online," ucapnya. Asb.


Berita terkait  
tag:penipuan,arisan,online,pengadilan

Suwito dkk Bebas, Ada Kemungkinan Penyidikan Ulang
Rabu, 20 Desember 2017, 10:18:09 wita