PELAIHARI POST

Peristiwa

Sidang Kasus Penipuan Arisan Berbasis Online, Terdakwa Akui Pernah Kelola Uang 3 Milyar

Rabu, 04 Oktober 2017, 01:45:51 wita
Sidang Kasus Penipuan Arisan Berbasis Online, Terdakwa Akui Pernah Kelola Uang 3 Milyar

Sidang Kasus Penipuan Arisan Berbasis Online agenda mendengarkan keterangan saksi, Selasa (03/10/2017)

PELAIHARI POST 電 Kasus penipuan arisan berbasis online Irmi Ridha disidangkan kembali. Sidang yang ketiga kalinya ini di Pengadilan Negeri Pelaihari dalam agenda mendengarkan kesaksian saksi sekaligus yang menjadi saksi yaitu dari terdakwa sendiri Irmi Ridha menjadi saksi terdakwa atas Nama Arbainah dan terdakwa Arbainah menjadi saksi atas terdakwa Irmi Ridha.Selasa (03/10/2017) Sementara Jaksa Penuntut Umum, Indra Surya K. SH dan Pipit Susriana SH. Selaku Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Boedi Haryantho SH,MH dan Leo Mampe Hasugian SH.Riana Kusumawati, SH dan Poltak SH. Kedua Saksi sekaligus terdakwa dalam kasus arisan online ini tampak terlihat tenang.

Terdaka, Arbainah yang saat itu menjadi saksi atas terdakwa Irmi Ridha, dipersidangan, ia maju pertama kedepan dan, ia mengaku saat ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU), ia dengan terdakwa Irmi Ridha berkenalan sejak bulan Februari 2017, ia berkenalan melalui BBM, lalu ia ditawarkan untuk bergabung di Arisan Online, sejak itulah ia sama Irmi Ridha sering berkomunikasi, bahkan dalam satu hari ia di-share Broadcast harga Arisan Online melalui BBM oleh Irmi Ridha "Saya disuruh menjualkan Arisan Online ke Konsumen ( Reseller ) dan semua uang nya saya transfer melalui SMS Banking ke Irmi Ridha." Ucap Arbainah

Arbainah, didepan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, mengatakan dirinya, lama kelamaan selalu lakukan Broadcast ke teman teman di BBM nya, hingga Reseller Arisan Online selalu bertambah hingga menjadi 100 Reseller. Hingga, keuntungan dari Arisan Online-nya ini mencapai ratusan juta rupiah "Uang-nya sudah habis untuk menutupi yang 'Jong'," Kata Arbainah

Dari 100 Reseller, uang arisan Online nya mencapai 1,5 Milyar, Arbainah Sendiri sudah merasakan keuntungan dari arisan online ini hingga lebih dari 15 x pencairan, padahal ia sendiri tanpa mengeluarkan modal untuk membeli arisan online tersebut.

Untuk keterangan saksi kedua yaitu Irmi Ridha, ia mengatakan di depan Majelis Hakim, Selain dirinya sebagai pelaku Arisan Online ia pun mempunyai bos, ia sebutkan selaku bos arisan diatasnya yaitu Hj Mirna yang berada di Binuang Kabupaten Tapin.

Irmi Ridha, mempunyai Reseller 120 orang, dengan total uang arisan online yang dikelolanya 1 Milyar, sedangkan Reseller yang berada di Tanah Laut sebanyak 100 orang. "Kalau total semua uang yang dikelola semua 3 Milyar." Cetusnya

Keuntungan dari Arisan Online nya habis buat membayar Reseller nya.Namun ia masih merasakan Hasil Arisan Online ini dengan membeli Iphone Seri 7. Asb.

Berita terkait  
tag:penipuan,online,bbm,terdakwa,pengadilan

Suwito dkk Bebas, Ada Kemungkinan Penyidikan Ulang
Rabu, 20 Desember 2017, 10:18:09 wita

BBM untuk Nelayan nantinya akan Dikelola Perusda
Senin, 23 Oktober 2017, 19:43:05 wita