Pendidikan
Sekolah
Kamis, 05 Oktober 2017, 23:30:25 wita

Penganiayaan Guru di SDN Pelaihari 7, Pelaku Mencakar Tangan Korban

Share on Google+
Suprihatin saat dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, dikunjungi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tanah Laut, Rabu (04/10/2017)
Suprihatin saat dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, dikunjungi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tanah Laut, Rabu (04/10/2017)

PELAIHARI POST 電Kepolisian Polres Tanah Laut akan melanjutkan kasus penganiayaan terhadap guru di Sekolah Dasar Negeri Pelaihari 7 yaitu Suprihatin. Korban sudah melakukan pengaduan ke pihak Kepolisian Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan.S.IK.MH kepada Pelaihari Post , Kamis (05/10/2017), mengatakan kejadian penganiyaan terhadap guru SD ini, pada awalnya, pelaku menganggap guru ini telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya. "Pelaku menganiaya dengan cara mencakar tangan korban, kebetulan korban mempunyai penyakit diabetes lalu pecahlah bengkakan tangan korban hingga mengeluarkan darah. Pelaku ini ada dua orang dan Pelaku belum diamankan namun pihak polisi besok akan melakukan gelar," ujar Kapolres.

AKBP Sentot Adi Dharmawan.S.IK.MH menghimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. "Indonesia merupakan negara hukum, ada permasalahan murid dengan guru, wali murid dan sebagainya, mekanismenya sudah ada dan bisa diselesaikan," ucapnya. Asb.

Share on Google+
Tag
aniaya
guru
sd
pelaihari
ortu