PELAIHARI POST

Peristiwa

Dua Tersangka Pelaku Penganiayaan Guru di SD Negeri Pelaihari 7 Diamankan

Rabu, 11 Oktober 2017, 19:26:49 wita
Dua Tersangka Pelaku Penganiayaan Guru di SD Negeri Pelaihari 7 Diamankan

Dua tersangka (menggunakan penutup kepala) diamankan di Polres Tanah Laut, Rabu (11/10/2017)

PELAIHARI POST 電 Dua Tersangka, penganiayaan guru di Sekolah SD Negeri Pelaihari 7 ,Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut diamankan pihak Polres Tanah Laut. Kedua Tersangka ini yakni MW (32) dan HY (18) dilaporkan melakukan penganiayaan kepada seorang Guru di SD Negeri Pelaihari 7, yaitu Suprihatin pada hari Rabu (04/10/2017) di depan SDN Pelaihari 7 di Jl Datuk Daim Kelurahan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut.

Wakapolres Tanah Laut Kompol Iwan Hidayat,S.IK kepada para awak media di Mapolres Tanah Laut, Rabu (11/10/2017), mengatakan kedua Tersangka ini melakukan pengeroyokan terhadap Suprihatin guru SDN Pelaihari 7 karena sakit hati kepada guru tersebut karena ada dugaan anaknya dipukul oleh Suprihatin. "Kejadian ini di Sekolah SDN Pelaihari 7 saat itu Suprihatin mau masuk ke Sekolah ,Namun dari kabarnya yang didapat sudah ditunggu oleh MW dan HY di Sekolah SDN Pelaihari 7 Setibanya di sekolah SDN Pelaihari 7 ,Suprtihatin ini langsung dilakukan pengeroyokan oleh kedua tersangka ,Akibat dari pengeroyokan mengakibatkan helm yang digunakan oleh Suprihatin mengalami pecah akibat dipukul menggunakan helm tersangka.Lalu tersangka mencengkeram tangan Suprihatin hingga mengakibatkan luka ditangan dan mengeluarkan darah. Karena Suprihatin ini mempunyai penyakit diabetes dan kulitnya sensitif begitu tersangka meremas tanganya langsung lecet berdarah," ungkap Wakapolres.

Sedangkan untuk kasus pemukulan terhadap anak tersangka oleh Suprihatin, menurut Wakapolres, tidak ada laporan ke polisi. "Ini faktanya belum ada, baru laporan dari anak kepada orang tuanya langsung disambut dengan emosi oleh tersangka," ucapnya

Wakapolres menghimbau untuk para guru yang ada di Kabupaten Tanah Laut agar mematuhi kaidah aturan. "Bbegitu juga kepada orang tua Siswa ,yang mana anak yang sudah dititipkan untuk didik kepada guru di sekolah yang bisa menghormati para guru. Tersangka akan dikenakan pasal 170 KUHP hukuman penjara 7 Tahun penjara," katanya

Salah satu tersangka mengatakan, kepada Awak media mengatakan, ia berani melakukan penganiayaan kepada Suprihatin karena anaknya pernah dipukul dikepalanya oleh Suprihatin ,selain itu anaknyapun tidak diberikan untuk belajar karena ada keterlambatan untuk menebus buku. ""Kejadian pemukulan terhadap anaknya sudah sering dilakukan oleh guru tersebut ,baik dijewer ditelinga ataupun dikakinya ,ia katakan hal itu gak apa apa ,tapi ia menjadi marah karena dipukul dikepala menggunakan sapu lidi," katanya. Asb.

Berita terkait  
tag:guru,siswa,aniaya,murid

Siswa SMK Negeri 1 Pelaihari Kunjungi Gudang Alfamart
Kamis, 01 Februari 2018, 18:58:13 wita