PELAIHARI POST

Sosok dan Tokoh

Yacub, Mantan Atlet Estapet Indonesia Era 70-an, Beginilah Hidupnya Saat Ini

Jum'at, 03 November 2017, 00:01:45 wita
Yacub, Mantan Atlet Estapet Indonesia  Era 70-an, Beginilah Hidupnya Saat Ini

Yacub Mursidi Waas menunjukan foto saat menjadi juara estafet tahun 1974 dan 1975 di Filipina dan Singapura

PELAIHARI POST 電 Yacub Mursidi Waas (70) ,Pria kelahiran Pangkalan Bun Kalimantan Tengah 6 juni 1947, namanya telah membawa nama harum bangsa Indonesia, dibidang olahraga estapet di beberapa negara asia di era tahun 1973 kejuaran Asia di Korea, 1974 Kejuaran di filina dan 1975-an di Singapura, hingga ia merebut medali emas di atletik 100x 100 meter saat itu ia bersama teman yang lainnya yakni Jefri, M. Harinato, Leo Kapisa.

Kini pria, yang sudah mengharumkan nama bangsa indonesia di kancah olahraga Lari estapet kejuaraan Asia di era tahun 1970. Berpropesi sebagai security di kantor Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari. "Ya belum begitu lama saya kerja jadi Satpam di PN," Ucapnya

Yacob Mursidi Waas ,lebih jauh ia katakan pengalaman saat menjadi atlet ,sebelum menjadi atlet Lari Estapet ia pernah menjadi pemain sepak bola,"cuman saat itu saya diberi masukan sama teman teman ,kalau menjadi pemain bola akan lama mempunyai prestasinya ,lebih baik menjadi atlet Lari estapet saja saran teman teman saat itu" Ucap Pria keturunan darah Ambon dan Banjar ini."Nah ini foto saat saya di Filipina pada tahun 1974 dan Singapur 1975 sambil yacub mursidi waas memperlihatkan fotonya, selain itu juga pernah saya ikut di Korea dan di Jepang." cetusnya

Sejarah olah raga atletik di Kalimantan Selatan diukir oleh Yacob Mursidi Waas , Mewakili Kalimantan Selatan menuju Jakarta hingga tinggat Asia .saat ini telah memiliki 4 orang anak, dan 10 cucu dari perkawinannya dengan Nurlina istrinya , tinggal di Komplek Gagas Permai jalan Belibis nomor 134 Kecamatan Pelaihari.

Yacub Mursidi Waas ,setelah pensiun menjadi atlet ia pun merantau kemana mana , Pernah bekerja sebagai pekerja tambang batubara di wilayah Kecamatan Jorong."10 tahunan saya pernah juga kerja di Bogor saat itu jadi pengawas di perusaahan ayam " Ucapnya

Lanjut ia katakan ,setelah kemana mana sudah ia alami ,akhirnya memutuskan kembali memulai hidupnya di Kabupaten Tanah Laut sejak tahun 1985 sampai sekarang." dari awalnya di pelaihari kembali lagi ke pelaihari "cetusnya

Menurut Yacob Mursidi Waas ,iapun pernah menjadi security di sebuah tempat hiburan permaian bilyar di kota Pelaihari dan sekarang tetap bekerja sebagai seorang Security di kantor Penadilan Negeri Pelaihari ,sudah hampir 5 tahun lamanya ,sesekali menjadi abang ojek juga " Katanya

Yacob Mursidi Waas ,berucap sukur saat ini di percaya menjadi pelatih olahraga beberapa cabang seperti lempar lembing dan lompat jauh, serta lari estapet 4 x 400 meter putra.

"Hasilnya cukup memuaskan, di cabang olahraga lempar lembing saat Poprov di Kabupaten Tabalong kemarin mampu meraih 2 medali emas dan 3 perunggu." ,tuturnya. Asb

Berita terkait  
tag:atlet,satpam,pn

Penjual Miras di Desa Jilatan Alur Divonis Denda Rp 1 Juta
Selasa, 12 September 2017, 14:11:42 wita