PELAIHARI POST

Politik dan Pemerintahan

Pilkades di Desa Salaman Diminta Diulang

Senin, 20 November 2017, 22:54:16 wita
Pilkades di Desa Salaman Diminta Diulang

H Umar N.SH.MH Pengacara dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) memperlihatkan KTP warga yang menguasakan gugatan Pilkades, Senin (20/11/2017)

PELAIHARI POST 電 Salah seorang Calon Kepala Desa pada Pilkades Serentak Desa Salaman Kecamatan Kintap meminta Pilkades di Desanya untuk diulang. Calon Kepala Desa Nomor Urut 1 yaitu Seyid Nuh Maliki, melalui Kuasa Hukumnya H. Umar N.SH.MH dari Konggres Advokat Indonesia (KAI), melayangkan surat sanggahan kepada Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Tanah Laut.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Tanah Laut telah dilaksanakan Rabu (15/11/2017). Pilkades pada tahun 2017 ini meliputi 11 Kecamatan yang terdiri dari 52 desa yang menggelar secara serentak pelaksanaan Pilkades.

Pengacara dari KAI, H Umar N.SH.MH kepada Pelaihari Post , Senin (20/11/2017), mengatakan langkah awal yang ia tempuh, pihaknya akan secara persuasif menyampaikan kepihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). "Secara surat sanggahan sudah kita layangkan kepihak DPMD, yang ditembuskan kepada Bupati. Kami meminta pemilihan Pilkades di Desa Salaman tidak bisa di Realisasikan " Ungkapnya

H Umar N.SH.MH pun meminta pemilihan kepala desa di Desa Salaman agar diulang kembali. Selain itu kepengurusan Panitia Pilkades di Desa Salaman dibubarkan. "Kita melihat, dengan dasar adanya kesalahan kesalahan yang ditemukan, seperti halnya ada pihak dari luar yang memiliki KTP luar namun ia bisa mencoblos, sedangkan masyarakat yang memiliki KTP Desa Salaman itu sendiri malah tidak bisa mencoblos dan tidak dapat surat undangan." Katanya

Menurut H Umar N , SH.MH, dari hasil data yang ia peroleh, untuk KTP luar Tanah Laut, yang mengikuti pencoblosan di Desa Salaman ada sekitar 20 orang yang kebanyakan bekerja di wilayah Desa Salaman, tetapi KTP bukan warga Desa Salaman. "Jika jalur secara persuasif tidak ada tanggapan akan dilanjutkan ke jalur hukum, akan mempidanakan pihak Panitia Pilkades. Saya sudah diberi kuasa oleh pihak warga desa salaman ada 600 orang warga yang menguasakan kasus Pilkades ini, termasuk salah satu calon, kepala desanya," Katanya

Selain di Desa Salaman, tutur H Umar N .SH.MH, tiga Calon dari Desa Takisung pun menguasakan kepadanya, pihaknya menilai panitia pilkades Desa Takisung, lalai dalam melaksanakan tugasnya. "Ada temuan hukum adanya politik uang saat Pilkades , kami siap memberikan keterangan keterangan, yang mana sudah ada bukti dan alat bukti yang dimiliki," tegasnya.

Sementara Seyid Nuh Maliki selaku Calon Kepala Desa Salaman mengatkaan hasil pilkades di Desa Salaman pihaknya mau meneruskan gugatan Pilkades ini, yang mana ia menilai, ada kejanggalan pada pemilihan kepala Desa ."Hasil suara saya hanya selisih 15 suara dengan yang menang, saya mendapatkan suara 336 sedangkan suara bagi yang menang di Pilkades 351,suara yang tidak sah 400," ungkapnya.

Data yang dihimpun Pelaihari Post pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Desa Salaman Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 1.293 Orang, data yang hadir 1.115 orang, Surat Suara tidak sah 400 lembar. Sedangkan perolehan suara untuk Calon 1 Seyid Nuh Maliki 336, Calon 2 Sarudin 51 dan Calon 3 Haris Fadillah 28. Sedangkan Total suara sebanyak 715. Asb


Berita terkait  
tag:pilkades, pilkades serentak tahun 2017,salaman,desa