PELAIHARI POST

Peristiwa

Terdakwa Pengeroyokan di Lahan Sengketa di Desa Ambawang Dituntut Jaksa 2 tahun 6 bulan Penjara

Senin, 27 November 2017, 20:45:35 wita
Terdakwa Pengeroyokan di Lahan Sengketa di Desa Ambawang Dituntut Jaksa 2 tahun 6 bulan Penjara

Sindang Pengeroyokan di Lahan Sengketa dengan pembacaan agenda tuntutan, Senin (27/11/2017)

PELAIHARI POST 電 Sidang pengadilan dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di tempat sengketa lahan HGU di Desa Ambawang Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.Telah masuk tahapan ,pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada tiga terdakwa yakni Suwito, Rasmo dan Pendukung Y, Lada. Dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Pelaihari, Senin (27/11/2017). Sebanyak 20 Lembar halaman,dibacakan dihadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanah Laut oleh tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adhya Satya L.B.SH.MH, Natalia SH.dan Muhamad Yofhan Wibianto, SH. Terdakwa dalam perkara ini yaitu Suwito, Rasmo dan Pendukung Y Lada.

Pembacaan tuntutan JPU kepada tiga terdakwa oleh Adhya Satya L.B.SH MH menyampaikan bahwa semua tuntutan diputuskan berdasarkan barang bukti serta keterangan baik saksi dari pihak korban maupun fakta dan Yuridis. "Analisa fakta diperoleh barang bukti tersebut. Fakta lainya seperti visum yang diperoleh dari dr Rumah Sakit Hadji Boejasin. dikatakan ketiga terdakwa, Wito,Rasmo dan Pendukung Y Lada terbukti secara sah melakukan pengeroyokan berdasarkan Pasal 170 ayat 2 KUHP. Untuk alasan yang memberatkan terdakwa seperti melakukan tindakan kekerasan. Dan hukuman seperti barang siapa, dilakukan terang-terangan, dan dengan menggunakan tenaga secara bersama.Ketiga terdakwa dikenakan tuntutan atas perbuatanya selama 2 tahun 6 bulan," ucapnya.

Selanjutnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, yang diketuai Boedi Haryantho SH.MH menyarankan kepihak Penasehat Hukum terdakwa "apakah terdakwa dan Penasehat Hukum terdakwa, mau melakukan Pledoi. Penasehat Hukum terdakwa melalui Ali Murtadlo SH menjawabnya bahwa pihaknya akan melakukan Pledoi. Selanjutnya Sidang dilanjutkan pembacaan pledoi pada hari Selasa tanggal 5 Desember 2017 .

Usai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU ) Adhya Satya L.B.SH.MH kepada Pelaihari Post bahwa Ketiga terdakwa dituntut selama 2 tahun 6 bulan dipotong masa tahanan. "Ketiga terdakwa terbukti melakukan pengeroyokan terhadap korban, selain itu ketiga terdakwa tidak mengakui perbuatanya pada saat sidang. Akibat pengeroyokan ini korban menyebabkan luka dan cacat dan tidak bisa beraktifitas selama 4 bulan lebih. Pada saat kejadian korban tidak ditolong dan dibiarkan, selama hampir 3 jam. Pasal yang kita kenakan Pasal 170 ayat (2) KUHP, " tuturnya

Sedangkan Penasehat Hukum terdakwa, Ali Murtadlo SH kepada Pelaihari Post mengemukakan bahwa pihaknya akan melakukan Pledoi, pembelaan nantinya akan mengomentari fakta pembacaan di surat tuntutan, yang menurutnya, berbeda dengan fakta di persidangan. "Fakta yang dibacakan oleh pihak JPU adalah fakta yang ada diberkas bukan fakta di persidangan," ucapnya. Asb.

Berita terkait  
tag:pengadilan negeri,pengeroyokan,sengketa,lahan

Perempuan ini pun Ikut Serta Datangi Polres Tanah Laut
Senin, 07 Agustus 2017, 17:13:13 wita

Aksi Heroik, Tiga Orang dari Tim Karhutla Melawan Api
Rabu, 02 Agustus 2017, 23:24:26 wita