PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Pasca Meninggalnya Siswa Terkena DB, Dinas Kesehatan Lakukan Fogging di Beberapa Sekolah

Kamis, 21 Desember 2017, 13:53:36 wita
Pasca Meninggalnya Siswa Terkena DB, Dinas Kesehatan Lakukan Fogging di Beberapa Sekolah

Petugas dari Dinas Kesehatan melakukan fogging di SDN Pelaihari 4, Rabu (20/12/2017)

PELAIHARI POST 電 Pasca meninggalnya Vanessa Kayla Onibala (8) murid kelas II SDN Pelaihari 4.Yang terkena DBD.Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut.Melakukan Fogging di Sekolah SDN Pelaihari 4, Rabu (20/12/2017). Atas Kasus ini, pihak Dinas Kesehatan Tanah Laut melakukan upaya memerangi Demam Berdarah Dengue (DBD). Dengan cara mem-fogging ke tempat-tempat yang terkena DBD.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit dari Dinas Kesehatan Tanah Laut, H M. Hadiansyah Noor kepada Pelaihari Post , Rabu (20/12/2017), mengemukakan Dinas Kesehatan Tanah Laut, mulai memerangi DBD lewat fogging. Sejumlah sekolah di Pelaihari didatangi oleh Dinas Kesehatan, yakni SDN Pelaihari 4, SDN Pelaihari 1, SDN Pelaihari 3, SDN Pelaihari 2 dan SDN Pelaihari 6 semuanya ada Lima sekolahan SDN, yang kita fogging. "Pelaksanaan fogging di sekolah-sekolah ini, merupakan sebelumnya ada kasus yang meninggal dunia, anak sekolah SDN Pelaihari 4. Kita fokuskan ke sekolah sekolahan yang kita fogging," ucapnya

Dalam fogging ini, menurut H M. Hadiansyah Noor, tidak semata pencegahan semata, tetapi memutus penularannya. "Maka kita lakuka fogging mematikan nyamuk dewasannya.Setelah dilakukan fogging, nyamuk dewasanya sudah tida ada, namun untuk jentiknya itu masaih ada dan itu akan menjadi nyamuk lagi dewasa lagi," Katanya

Dengan adanya kasus DBD ini, tutur H M. Hadiansyah Noor, pada bulan Desember 2017 Pihak dinas kesehatan itu sendiri, sudah melakukan fogging sebanyak 20 kali. "Titik paling rawan, terkena adanya DBD masuk di wilayah Tanah Laut seperti Pelaihari, Pasar Lama, wilayah Samudera dan Parit Baru serta di Majekeling," Katanya

Syamsul Arif Guru disekolah SDN Pelaihari 4 kepada Pelaihari Post , Rabu (20/12/2017), mengatakan pihaknya merasa senang dengan adanya fogging disekolah SDN Pelaihari 4. Dengan fogging seperti ini bisa membunuh nyamuk dewasanya "Fasca terjadinya korban yang meninggal dunia kelas II ini akibat DBD.Pihak sekolah juga selalu menjaga kesehatan sekolahan, seperti bersih bersih sekolahan," katanya

Syamsul Aeif mengaku siswa sekolahan di SDN Pelaihari 4, bukan kali ini saja yang terkena DBD hingga meninggal dunia " tahun 2016 lalu yang meninggal dunia yaitu M.Zaki kelas 4." Jelasnya

Data dari Dinas Kesehatan, sejak tiga tahun belakangan cukup banyak kasus yang ditanganinya. Hingga saat ini, tercatat dari data Dinas Kesehatan Tanah Laut ada 42 kasus DB pada tahun 2017 hingga menelan 1 orang korban meninggal dunia yaitu Vanessha Kayla Onibala (8).

Sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 373 kasus, yang meninggal dunia sebanyak 3 orang. Di tahun berikutnya tahun 2016, ada 381 kasus yang meninggal 5 orang. Asb.

Berita terkait  
tag:demam berdarah, meninggal,siswa,sdn pelaihari 4