PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

KPH Tanah Laut Akan Menyediakan Bibit Tanaman atas Permintaan Masyarakat

Kamis, 04 Januari 2018, 21:01:28 wita
KPH Tanah Laut Akan Menyediakan Bibit Tanaman atas Permintaan Masyarakat

Kepala KPH Tanah Laut Ir H.Ahmad Rapiqi.MP, saat ditemui Pelaihari Post, Kamis (04/01/2018)

PELAIHARI POST 電 Untuk mendukung Prgram dari Gubernur Kalimantan Selatan yakni Revolusi Hijau, Kesatuan Pengeloaan Hutan Produksi (KPH) Kabupaten Tanah Laut akan memfasilitasi penyediaan bibit atas permintaan masyarakat. Bibit yang akan difasilitasi oleh pihak KPH yaitu bibit Mahoni dan Trambesi.

Kepala KPH Tanah Laut Ir H.Ahmad Rapiqi.MP ketika ditemui Pelaihari Post di ruang kerjanya, Kamis (04/01/2018), mengatakan mempersilahkan kepada masyarakat untuk mengajukan permohonan bibit ini. "KPH akan memfasilitasi meyiapkan bibit mahoni, trambesi. Silahkan saja masyrakat mengajukan permintaan bibit pihak kita akan memfasilitasinya menyediakan bibit tersebut, " ucapnya.

Saat ini KPH Tanah Laut, tutur Ir H.Ahmad Rapiqi.MP fokus pada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang ada di pedalaman. Selama ini sudah mengerjakan pengembangan tanaman sengon dan ternak madu kalulut di wilayah Riam Andungan. Hal ini dikembangkan untuk mengangkat perekonomian masyarakat yang ada di pedalaman.

Menurut Ir H.Ahmad Rapiqi.MP di kalimantan Selatan dari 13 kabupaten/kota ada 13 Dinas yang mengurus Kehutanan di tiap kabupaten. Dengan berdirinya Kesatuan Pengeloaan Hutan Produksi (KPH) diperkecil menjadi delapan UPT KPH.Termasuk salah satunya Kabupaten Tanah Laut yang mencakup, se-Kabupaten satu wilayah KPH "Berbeda dengan kabupaten lain, seperti di Kabupaten Hulu Sungai satu KPH bisa mencakup tiga kabupaten, yakni Tapin,HSS, dan HST. Lain dengan wilayah Kota Baru, satu wilayah ada dua KPH Pulau Sebuku dan KPH Cantung." Dengan adanya KPH, menyesuaikan dengan kondisi hutan dan KPH ini fokus dalam pemberdayaan masyarakat kawasan hutan dalam kawasan, tida seprti dulu ke penghijauan seperti penghijauan jalan, saat ini sudah tida lagi," katanya

Wilayah KPHP Tanah Laut, ucap Ir H.Ahmad Rapiqi.MP, merupakan kawasan hutan lindung, kawasan hutan produksi tetap dan kawasan hutan produksi terbatas yang berada di Kabupaten Tanah Laut dengan luas 92.641 ha. "Kalau Hutan konservasi Tahura dibawah UPT KPH Dinas kehutanan provinsi, suakamarga satwa yang berada di Batakan itu masuk pengelolaan ke BKSDA," ucapnya

Disinggung soal terjadinya pembalakan liar yang merusak kawasan hutan produksi, ia katakan sebenarnya wewenang untuk melakukan operasi hutan ada di pihak provinsi, namun jika terjadi pembalakan liar KPH akan menginformasikan ke pihak Provinsi. "Dua kali kita amankan hasil kayu dari penebang liar selama 2017 ini, yang saat ini masih ada kita amankan Lima Kubik 20 potong kayu jenis meranti ukuran 4 mtr.Kita amankan di riam andungan.Duakali kegiatan pelaku pencurian masuk kawasan hutan produksi," ungkapnya. Asb.

Berita terkait  
tag:gratis,bibit,penghijauan,tanaman

Masyarakat Bisa Naik Angkutan Gratis dengan Mobil ini
Kamis, 04 Januari 2018, 20:41:55 wita

KPHP Tanah Laut Lakukan Penanaman Pohon di Dua Sekolah
Jum'at, 24 Februari 2017, 23:18:35 wita