PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Kajari Tanah Laut: Kepala Desa yang Bertanggung Jawab terhadap Dana Desa

Selasa, 16 Januari 2018, 22:02:25 wita
Kajari Tanah Laut: Kepala Desa yang Bertanggung Jawab terhadap Dana Desa

Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Polres Tanah Laut dan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, di Gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, Selasa (16/01/2018).

PELAIHARI POST 電 Dalam pengelolaan dana desa, kepala desa adalah orang yang bertanggung jawab terhadap dana desa. Ketentuan ini diatur Pasal 26 ayat 4 Undang Undang nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa. Untuk di Kabupaten Tanah Laut, ketentuan ini ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Nomor 116 Tahun 2015. Hal ini dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut Sri Tatamala Wahanani SH pada Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2018 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Polres Tanah Laut dan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, di Gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, Selasa (16/01/2018).

Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut Sri Tatamala Wahanani SH dalam Rapat Koordinasi tersebut mengingatkan para Kepala Desa sering bertanya terutama terhadap pengelolaan dana desa. "Kepala desa adalah orang yang bertanggung jawab dana desa. Aturanya ada di pasal 26 ayat 4 Undang Undang nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa huruf (i) Kepala Desa berkewajiban untuk mengelola keuangan dan aset desa. Ketentuan ini, ditindak lanjuti Peraturan Bupati Nomor 116 tahun 2015 dalam pasal 3 ayat 2 yang mengatur bahwa kewenangan kepala desa sebagai pemegang pengelolaan keuangan desa. Hurup a menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan APBDes Desa. Huruf b menyetujui atas kegiatan yang ditetapkan dalam APBDes Desa. Kenapa saya sampaikan ini, kadang kadang ini yang dilanggar, selama satu tahun lebih saya di Tanah Laut, sudah ada korban dua orang kepala desa," tuturnya.

Sri Tatmala Wahanani.SH menilai anggaran dana yang dikelola di desa cukup besar, oleh karena itu diminta untuk dikelola dengan baik sehingga menjadi manfaat bagi masyarakat. "Sebentar lagi para kepala desa akan menerima dana desa dengan jumlah yang tidak sedikit.

Tadi disebutkan oleh Pak Bupati, Pak Camat saja Anggaran setahun 500 juta, desa APBDes-nya minimal hingga Rp 1,1 miliar. Untuk yang paling besar setanah Laut tadi Desa Tajau Pecah mencapai Rp 1,8 miliar," katanya

Dalam sambutan itu, Kepala Kejari Tanah Laut sempat menghampiri Kepala Desa yang baru dilantik, yaitu sebanyak 52 orang. Kepala Kejari menanyakan kepada para kepala desa tersebut, apakah senang mendapatkan dana besar. "Lho kok pada ngumpet toh. Pak, seneng ngak dapat anggaran besar, mau dijawab seneng boleh, mau dijawab tidak, juga boleh, saya ingin tahu alasannya saja" katanya dihadapan kepala desa.

Hendro Kepala Desa Sumber Mulya Kecamatan Pelaihari menjawab pertanyaan dari Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut tersebut: "Saya senang dapat anggaran dana desa besar, nantinya bisa mengelola dengan baik dan masyarakat nantinya juga bisa menikmati dari hasil kegiatan dan menjadi manfaat bagi masyarakat," ucap Hendro

"Ini jawabanya yang senang, ada tidak yang menjawab tidak senang," lontar Sri Tatmala Wahanani SH

Ketika itu semua Kepala Desa tidak ada satupun yang menjawab tidak senang, semua jawabanbya senang, dengan anggaran dana desa yang besar. Selanjutnya Sri Tatmala Wahanani SH meminta kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar banyak bertanya terkait pengelolaan dana desa ini. "Untuk Kepala Desa yang lama sudah memahami dan pengalaman mengelola dana desa. Jika nanti ada permasalahan hukum, pihak kejaksaan Negeri Tanah Laut sudah ada fasilitas Aplikasi Android di Play Store 'Hai Jaksa Tala'. Kepala Desa yang membangun desanya lebih maju sesuai dengan Nawacita Pak Jokowi membangun masyarakat di pinggiran," jelasnya. Asb.


Berita terkait  
tag:dana desa,keuangan,kepala desa,pmd