PELAIHARI POST

Usaha Ekonomi

Petani di Desa Tungkaran, Rasakan Manfaatnya Bercocok Tanam Pohon Durian

Senin, 12 Februari 2018, 01:46:31 wita
Petani di Desa Tungkaran, Rasakan Manfaatnya Bercocok Tanam Pohon Durian

Petani pemilik kebun durian di Desa Tungkaran: Saeful (kiri, bertopi), Amrulah (kanan), Minggu (11/02/2018)

PELAIHARI POST 電 Sejumlah petani di Desa Tungkaran Kecamatan Pelaihari, kini bisa merasakan manfaatnya bercocok tanam pohon durian. Pada setiap tahun pohon durian yang ditanam sebelumnya dapat memberikan hasil yang bisa meningkat ekonomi petani. Seperti yang dialami oleh Saeful dan Amrullah, pohon-pohon durian yang ditanamnya kini sudah bisa dipetik hasilnya.

Ketika ditemui Pelaihari Post , Minggu (11/02/2018), Saeful, mengemukakan pohon-pohon durian yang dimilinya sudah ditanam sejak tahun 1982. Kini ia memiliki 23 pohon durian. Hampir dua minggu ini, ia sudah memanen buah durian dalam satu pohonnya bisa menghasilkan 50 sampai 200 buah durian dengan dua jenis yang berbeda.Bahkan isi kulit dalamnya ada yang putih dan ada yang kuning hingga dinamai si Jukung sama si gantang. "Jika panen buah durian ini sejak panen pertama, diperkirakan bisa satu bulan baru habis buahnya. Walau beda jenis namun menjualnya dengan harga yang sama. Melihat ukuran buahnya ada yang besar ada juga yang kecil. Sementara untuk rasa buah durian semuanya manis," ujarnya.

Selama ini Saiful merawat kebunya dengan cara membersihkan rumput di sekitar kebun. Dalam satu tahun satu kali saja hal ini dilakukan. "Setiap panen, ada perbedaan pengahasilan. Faktor cuaca juga menentukan hasil buah, jika cuacanya hujan panas hasil buahnya juga tidak bagus dan buahnyapun bisa ada ulat yang bolong di buahnya itu. Jika cuacanya panas terus, hasil buah yang saya dapatkan juga bagus" ucapnya

Menurut Saiful, sangat mudah untuk pemasaran buah durian, ketika ia panen, banyak pembeli langsung mendatangi ke kebunnya."Tapi sekarang karena ada bazar di Desa Tungkaran, buah durian dijual ke panitia bazar.sejak kemarin hampir 200 buah durian sudah dibelinya oleh panitia." Katanya

Sedangkan Amrullah, pemilik kebun durian yang lain juga mengaku menjual buah durian kepada Panitia Bazar. "Sejak hari sabtu dan minggu petani buah durian di tungkaran buah menjual ke Panitia Bazar di Desa Tungkaran, semua petani di Rungkaran diwajibkan menjual ke panitia bazar selama dua hari ini yang mana hasil penjualan oleh panitia akan disumbangkan ke Masjid Ataqwa. Semua pembeli diperbolehkan membeli di bazar durian, setelah bazar selesai barulah dipersilahkan menjual kepada perorangan," ucapnya. Asb


Berita terkait  
tag:petani,durian,kebun,tungkaran

Kawasan Gunung Kayangan Dijadikan Tempat Penanaman Kedelai
Jum'at, 06 Oktober 2017, 20:16:22 wita