PELAIHARI POST

Peristiwa

Perempuan ini sudah Berjalan Kaki hampir sekitar 10 km, Ditemukan di Sekitar Desa Atu-Atu

Jum'at, 02 Maret 2018, 23:40:07 wita
Perempuan ini sudah Berjalan Kaki hampir sekitar 10 km, Ditemukan di Sekitar Desa Atu-Atu

Perempuan ini berjalan kaki seorang diri, ditemukan di sekitar Desa Atu-Atu Kecamatan Bajuin, Jum'at (02/03/2018)

PELAIHARI POST 電 Perempuan ini tampak terlihat gontai. Ia berjalan seorang diri dari arah Bajuin menuju Pelaihari. Salah seorang warga Desa Bajuin, Angga, saat melintas di jalan di sekitar Desa Atu-Atu, Jum'at (02/03/2018), melihat ada kejanggalan yang ada pada perempuan itu. Perempuan itu dilihatnya berjalan, terhuyung dan seperti sempoyongan. Ia pun turun dari sepeda motornya dan menemui perempuan itu.

Kepada Pelaihari Post , Jum'at (02/03/2018), Angga menuturkan saat itu, Jum'at (02/03/2018), sekitar pukul 16.30 wita hendak pulang ke rumahnya di Desa Bajuin Kecamatan Bajuin. Ia baru saja dari kantor PKH di Kabupaten, untuk melaksanakan tugasnya sebagai Korcam Pendamping PKH Kecamatan Bajuin. Sesampainya di sekitar jembatan di Desa Atu-Atu Kecamatan Bajuin, ia melihat perempuan itu. "Saat saya mengendarai sepeda motor, saya melihat dari kejauhan ada perempuan yang jalan tampak terhuyung. Sebagai orang yang terbiasa bekerja mendampingi masyarakat kurang mampu, insting saya mengatakan, jangan-jangan ini orang yang sedang kesusahan atau sedang mengalami masalah. Atau mungkin orang yang pernah tinggal di Rumah Sosial sebelumnya," tutur Angga

Setelah mendatangi perempuan itu dan mencoba untuk menanyainya, Angga pun berkesimpulan kalau orang tersebut perlu bantuan. "Orangnya agak sulit diajak komunikasi. Saat itu saya menghubungi Koordinator PKH Kabupaten Tanah Laut, Ibu Yuni dan Pendamping PKH lainnnya yang masih di kantor. Mereka mendatangi perempuan tersebut. Setelah itu baru kita bisa menanyainya kalau dia warga Desa Galam Kecamatan Bajuin. Namanya Ibu Mahriana, alamatnya di Jalan Sum Sum RT 2 Desa Galam. Dia berjalan cukup jauh sebelumnya dari Galam dan hampir ke Pelaihari, di sekitar Desa Atu-Atu, ada sekitar 10 km berjalan kaki," katanya.

Tak lama kemudian, tutur Angga, datang pula beberapa warga di sekitar. Ibu Camat Bajuin juga mendatangi di tempat kejadian itu. Ada warga yang memberikan minum dan mengganti pakaianya, karena sebelumnya dianggap kurang layak dipakai. "Kami pun bersama teman-teman, dengan menggunakan mobil Bu Camat Bajuin mengantar perempuan itu ke rumahnya di Desa Galam," jelasnya. Yon.


Berita terkait  
tag:hilang,penemuan,jalan kaki,rumah sosial

Rumah Perlindungan Sosial di Tanah Laut Diresmikan
Rabu, 06 Desember 2017, 19:48:01 wita

Yuliana Warga Pabahanan Kehilangan Surat-Surat Penting
Senin, 27 November 2017, 23:04:38 wita