PELAIHARI POST

Dinamika Pembangunan

Pertamina Sudah Distribusikan Elpiji ke Agen dan Pangkalan di Tanah Laut

Rabu, 14 Maret 2018, 21:22:35 wita
Pertamina Sudah Distribusikan Elpiji ke Agen dan Pangkalan di Tanah Laut

M. Aryadi, Perwakilan Pertamina saat ditemui Pelaihari Post usai Rakor TPID Kabupaten Tanah Laut, Rabu (14/03/2018)

PELAIHARI POST 電 Saat ini pihak pertamina sudah melakukan pendistribusian ke Agen dan pangkalan di Kabupaten Tanah Laut. Pendistribusian dari Pihak Pertamina ini, diakui sudah sesuai dan tepat sasaran dimana di Kabupaten Tanah terdapat 253 Pangkalan dan 6 Agen Pertamina. Hal ini dikemukakan Perwakilan dari Pertamina M. Aryadi usai mengikuti Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2018, yang dilaksanakan di ruang Setda lantai III Pemkab Tanah Laut, Rabu (14/03/2018).

Perwakilan Pertamina M. Aryadi, mengakui kelangkaan elpiji 3 kg itu, sejak bulan Februari 2018 disebabkan terjadinya gangguan cuaca pada saat kapal pengangkut barang ke Situbondo, hingga menyebabkan terjadinya keterlambatan saat pengambilan elpiji. Namun saat ini pihak Pertamina sudah diberi bantuan kapal dari pusat untuk mencukupi kebutuhan elpiji di wilayah Kalimantan Selatan. "Dari informasi yang kami terima dari Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan dan Kopimda masalah ini memang ada oknum.Jika ada hal ini, maka pihak Pertamina akan memberikan sanksi baik ke pangkalan maupun ke agen. Jika terbukti ada oknum di agen satu kali terbukti ia salah sasaran dalam pendistribusian, maka ia akan kita beri sanksi satu bulan tidak diberi operasi. Hingga berikutnya masih saja melakukan kesalahan serupa, maka akan dicabut ijinnya dan jatah elpiji nya dialihkan ke agen lain," katanya

Menurut M. Aryadi, Pertamina sendiri menyalurkan elpiji untuk Kabupaten Tanah Laut seharinya sejumlah 6.700 tabung. Guna menutup kekurangan maka Pertamina sendiri menambah 11.200 tabung pada tanggal 4 maret 2018. Untuk menstabilkan harga karena melihat stok di lapangan sedikit berkurang. "Dengan jumlah 253 Pangkalan dan 6 Agen Pertamina. Tahun lalu Pertamina adakan program satu rumah dua tabung, berhak kepada warga sekitar yang mencantumkan KTP atau KK pada saat melakukan penukaran tabung. Saat ini di setiap pangkalan sudah menggunakan harga eceran tertinggi (HET )yang dikeluarkan peraturan Bupati, dalam satu tabung seharga Rp 19 ribu. Untuk harga eceran tertinggi (HET) yang dikeluarkan oleh Gubernur seharga Rp 17.500. Kenapa harga eceran tidak menggunakan HET dari Gubernur? Setiap daerah ada kewenangannya tergantung struktur geografis di daerah itu sendiri," jelasnya.

Terkait dengan pertanyaan apakah apakah dibolehkan Pengecer menjual elpiji 3 kg ?, menurut M. Aryadi, pihak Pertamina sendiri dalam hal ini tidak ada aturan larangan. "Namun kita tekankan, Pangkalan dan pengecer menjual elpiji harus sesuai dengan hati nuraninya. Namun dimungkinkan jika ada terjadi penimbunan itu akan di tindak oleh aparat penegak hukum," tegasnya.

M.Aryadi,pun mengingatkan kepada pangkalan elpiji harga harus sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) pertabung elpiji 3 kg Rp19 ribu. "Jika melebihi harga itu pihak pertamina tidak segan segan akan mengenakan sanksi kepangkalan. Kita beri sanksi diskorsing pangkalanya. Bagi masyarakat sendiri jika menemukan pangkalan masih saja menjual di atas harga, bisa laporkan ke Pertamina secara langsung yang mana di tiap pangkalan sudah dicantumkan nomor telepone aduan," jelasnya. Asb.


Berita terkait  
tag:elpiji,langka,pertamina,mahal

Nelayan di Desa Batakan Keluhkan Kelangkaan Bahan Bakar
Jum'at, 20 Oktober 2017, 20:55:49 wita

Warga Keluhkan Kenaikan Harga Gas Elpiji 3 Kg
Jum'at, 29 September 2017, 18:02:23 wita

Pengendara Keluhkan BBM di SPBU Habis
Minggu, 11 Desember 2016, 01:52:51 wita

Bensin Mulai Langka, Antrian Panjang di SPBU
Jum'at, 15 Maret 2013, 10:44:23 wita

Minyak Tanah Langka, terpaksa harga dinaikan
Selasa, 05 Februari 2013, 12:24:19 wita

Minyak Tanah Langka, Rakyat Merana
Senin, 04 Februari 2013, 23:31:07 wita