PELAIHARI POST

Komunitas

Umat Hindu di Desa Tajau Pecah Laksanakan Upacara Taur Agung

Sabtu, 17 Maret 2018, 00:33:18 wita
Umat Hindu di Desa Tajau Pecah Laksanakan Upacara Taur Agung

Upacara Taur Agung yang dilaksanakan Umat Hindu di Desa Tajau Pecah, Jum'at (16/03/2018)

PELAIHARI POST 電 Umat Hindu Banjar Adat Suka Sari Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut melaksanakan Upacara Taur Agung di Pura Puseh, Jumat (16/03/2018). Upacara ini merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Saka Warsa 1940 tahun 2018. Perayaan Hari Raya Nyepi Saka Warsa di Desa Tajau Pecah Umat Hindu ini diikuti warga setempat di Desa Tajau Pecah yang dilangsungkan pada setiap tahun.

Di Kabupaten Tanah Laut ada dua tempat yang warga Umat Hindu melangsungkan Upacara Taur Agung yaitu Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar dan Desa Sebamban Baru, Kecamatan Kintap.

Sebelum Upacara Taur Agung berlangsung, salah seorang Umat Hindu tampak meronta ronta sambil menjerit jerit, tapi tidak begitu lama tampak kembali kesadarannya. Selanjutnya, beberapa umat agama Hindu dari kalangan perempuan menarikan tarian Rejang renteng merupakan tarian sakral yang hanya bisa ditarikan ditempat suci bagi umat hindu. Tidak lama kemudian Dua ogoh ogoh Bhuta Kala diarak berkeliling.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Tanah Laut I Nyoman Tika mengatakan intinya Upacara Taur Agung adalah bersih alam supaya aura negatif itu bisa hilang. "Selain Upacara Tepung Agung, Umat Hindu juga ada Upacara Melasti untuk membersihkan simbol simbol yang ada di Pura biasanya simbol itu dibawa ke Laut untuk dibersihkan," tuturnya.

Menurut I Nyoman Tika, dikarnakan jauhnya ke Laut, Upacara Melasti biasanya dilaksanakan di sungai yang biasa digunakan acara acara keagamaan umat hindu baik Melasti ataupun Ngamben." Untuk Upacara Melasti ini ada tingkatannya yaitu tingkat Provinsi, Kabupaten dan tingkat desa. Melasti tingkat Provinsi dilaksanakan di Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu, Untuk umat hindu yang ada disini tidak ikut kesana, karena melaksanakan sendiri di tingkat desa," Ucapnya

I Nyoman Tika berharap agar upacara itu lebih sakral, seharusnya memiliki lokasi khusus seperti yang ada di Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu.Hingga saat ini, Umat Hindu di Desa Tajau Pecah Kabupaten Tanah Laut, belum mempunyai sasaran khusus dan belum ditemukan tempat yang pas dimana tempatnya. "Selama ini, pelaksanaan pengambenan di laksanakan di Pantai Takisung, tapi banyak kendalanya dan Pernah Juga di Swarangan sama juga di terkendala. Makanya, pihak kami mengambil alternatif lain pelaksanaanya di sungai karena airnya mengalir ke laut," katanya. Asb.

Berita terkait  
tag:perayaan,hindu,pura,tajau pecah