PELAIHARI POST

Komunitas

Dengan Menyusuri Sungai, Setiap Seminggu Sekali Para Pemuda ini Beri Makan Bekantan di Hutan Konservasi

Minggu, 18 Maret 2018, 21:21:52 wita
Dengan Menyusuri Sungai, Setiap Seminggu Sekali Para Pemuda ini Beri Makan Bekantan di Hutan Konservasi

Para Pemuda yang tergabung pada Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut (GEHIPBTA) memberi makan Bekantan, Minggu (18/03/2018)

PELAIHARI POST 電 Bekantan atau kera hidung panjang (Nasalis Larvatus) masih terdapat di Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.Upaya melestarikan Bekantan ini pihak dari tim Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut (GEHIPBTA) Kabupaten Tanah Laut turun kelapangan atau ke hutan konservasi bekantan. Seminggu sekali Tim ini memberi makan Bekantan. Setiap Minggunya sekitar empat Tandan Pisang disiapkan untuk diberikan makan Bekantan, Minggu (18/03/2018)

M.Amrullah, Ketua tim Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut (GEHIPBTA) kepada Pelaihari Post mengatakan dalam satu minggu sekali jika ia libur kerja ia membawa pisang yang disiapkan untuk makan bekantan sebanyak 4 tandan. Pisang yang dibawanya itu jika dihitung cukup untuk memberi makan Bekantan. Karena tidak sebanding dengan jumlah bekantannya. " Kami memberi makan Bekantan supaya bisa beradaptasi dengan manusia dan biar terbiasa.Jika ada pengunjung atau orang mau ke lokasi tempat Bekantan sangat mudah mendapatkan Bekantan itu. Kami sebagai ketua gerakan GEHIPBTA, ingin sekali bagaimana semua bekantan yang ada di kawasan ini bisa saling berinteraksi dengan pengunjung. Cara seperti ini, untuk mempermudah proses pemantauan agar keberadaan tidak terancam punah dan mudah mudahan, kegiatan pemeliharaan seperti ini bisa berlanjut sampai seterusnya," jelasnya.

Menurut M.Amrullah, sebelumnya ia pun harus menyiapkan alat transportasi yaitu klotok, yang nanti akan digunakan untuk perjalanan susur sungai menuju kawasan konservasi hutan bekantan di Desa Panjaratan. "Kurang lebih 15 menit, perjalanan dari Dermaga Desa Panjaratan menuju lokasi, sampailah ditempat tujuan yaitu kawasan hutan lindung yang mana banyak Bekantannya.

Selain Bekantan, Kata M.Amrullah, masih ada hewan lain seperti kera, " Bekantanya masih belum jinak, pada saat tim sampai di lokasi sangat disayangkan Bekantan itu malah menjauh, karena tidak terbiasa beradaptasi dengan manusia. Adapun cara memberi makannya yaitu, dengan masuk kedalam hutan dimana tempat bekantan berkumpul dan pisang digantung di pohon. Pembagian makanannya, yaitu ada 5 lokasi karena terdapat 5 komoditas,yang sepertinya tidak bisa bersatu atau beda golongan Bekantannya," ujarnya.

M.Amrullah pun berharap ada bantuan pihak lain seperti Pemda itu sendiri atau pihak terkait lainya, langsung berpartisipasi. "Semua ini bukan hanya tanggung jawab sebagai gerakan GEHIPBTA saja, namun juga merupakan tanggung jawab semua.Jika ini dikelola, Insyaallah bisa menambah pemasukan Daerah Kabupaten Tanah Laut, akan menjadi sebagai tempat Wisata yang tidak ada ditempat lain," Ucapnya

Pemeliharan Bekantan yang dilakukannya ini, sudah berlangsung selama 2 tahun lebih. Pada waktu musim kemarau panjang Bekantan, tutur M. Amrullah, banyak yag mati disebabkan minum air laut. "Menyelamatkan bekantan yang kehausan pada saat itu pihak kita, memberi air minum dengan cara menggali tanah dan diberi kantong plastik, lalu kantong plastik itu di isi dengan air bersih, Nantinya Bekantan akan turun dari pohon mencari air dan meminum air yang ada di Kantong Plastik itu dengan cara berebut air," tuturnya.

M.Amrullah berinisiatif membuat gerakan GEHIPBTA ini baru berdiri 1 tahun. Ia pun melihat faktor faktor usaha di Desa Panjaratan tidak ada sumber daya alam, yang bisa dimanfaatkannya. Maka Insitif ini dimunculkan pemikiran ingin melestarikan bekantan yang mana merupakan maskot nya Kalimantan, untuk dijadikan tempat wisata,agar bisa membantu menambah penghasilan masyarakat desa panjaratan. "Saya sendiri sebagai pemuda (KNPI) Tanah Laut dibidang kehutan dan pariwisata harus memberikan contoh pada pemuda yang lain, untuk bergerak demi pembangunan Desa. Selain tim GEHIPBTA, adapun Karang Taruna Desa Panjaratan sudah bekerja sama melestarikan Bekantan," ujarnya

M.Amrullah pun menyangkan kawasan hutan ditempat itu hampir habis. "Hampir setiap waktu lahan perkebunan sawit mendekati sungai sebagian lahan Konservasi pun sudah ditanami Sawit," katanya. Asb.


Berita terkait  
tag:bekantan,hutan,sungai,konservasi

Masyarakat Sambut Gembira atas Bantuan Sarana Air Bersih
Jum'at, 09 Februari 2018, 02:23:46 wita

Warga Desa Batakan Ditemukan Meninggal di Sungai
Jum'at, 22 Desember 2017, 09:52:09 wita

Anggota Brigade Manggala Agni Tanah Laut Jalani Tes Fisik
Kamis, 21 Desember 2017, 14:30:42 wita