PELAIHARI POST

Parlementaria

Anggota DPRD ini Berharap Upacara Melasti Bisa Dilaksanakan di Pantai

Senin, 19 Maret 2018, 23:36:31 wita
Anggota DPRD ini Berharap Upacara Melasti Bisa Dilaksanakan di Pantai

Ketua Komisi II DPRD Kabupten Tanah Laut Made Lutra saat ditemui Pelaihari Post di Gedung DPRD Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/03/2018)

PELAIHARI POST 電 Upacara Melasti yang dilaksanakan umat Hindu untuk menyambut datangnya hari raya Nyepi di beberapa tempat dilaksankan di pantai. Sedangkan di Kabupaten Tanah Laut sendiri belum dilaksanakan di pantai. Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut yang juga Ketua Komisi II Made Lutra, Senin (19/03/2018), berharap agar upacara Melasti di Kabupaten Tanah Laut bisa dilaksanakan di pantai.

Sebelumnya, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Tanah Laut I Nyoman Tika mengungkapkann Upacara Melasti yang dilaksanakan umat Hindu di Kabupaten Tanah Laut selama ini dilaksanakan di tepi sungai. "Agar upacara itu lebih sakral, seharusnya memiliki lokasi khusus seperti yang ada di Sungai Loban Kabupaten Tanah Bumbu. Hingga saat ini, Umat Hindu di Desa Tajau Pecah Kabupaten Tanah Laut, belum mempunyai sasaran khusus dan belum ditemukan tempat yang pas dimana tempatnya. Selama ini, pelaksanaan pengabenan di laksanakan di Pantai Takisung, tapi banyak kendalanya dan Pernah Juga di Swarangan sama juga di terkendala. Makanya, pihak kami mengambil alternatif lain pelaksanaanya di sungai," tuturnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut Made Lutra ketika ditemui Pelaihari Post di gedung DPRD Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/03/2018), mengatakan sudah melakukan langkah-langkah agar keinginan umat Hindu dapat terwujud. "Perlu ada kesempatan yang tepat mengenai tempat ini. Kan umat Hindu ada yang di Kecamatan Pelaihari, Kecamatan Batu Ampar dan Kecamatan Kintap. Dimana titik kesepatan itu, misalnya di Takisung atau di Batakan. Sekarang tinggal Pemerintah Daerah memberikan ijin nggak acara Melasti yang rutin dilaksanakan tiap tahun. Kami sebagai umat hindu akan senang. Tetapi kami tetap melaksanakan setiap tahun," ujarnya.

Made Lutra pun sudah melakkan pembicaraan dengan pihak terkait untuk mendorong agar terfasilitasi tempat untuk kegiatan keagamaan upacara Melasti ini. "Kami sebagai anggota Dewan mendorong, momen itu punyai nilai wisata. Akan kita bicarakan dengan Dinas Pariwisata.

Pendapat kami, untuk tempat terdekat yaitu di Pantai Asmara, dari Sebamban 5 dekat, dengan Tajau Pecah dekat dengan Pelaihari juga dekat.

di DPRD sudah ada pembicaraan dengan Kepala Desa Muara Asam-Asam. Kami berharap ada dukungan dari stackholder, karena ini merupakan kesempatan dalam pariwisata. Selain itu sesuai motto Tanah Laut relegius, ini adalah pengejawantahan relegiusitas di Tanah Laut," ujarnya. Asb.

Berita terkait  
tag:melasti,hindu,upacara,pantai