PELAIHARI POST

Wisata

Lokasi Bekantan di Hutan Konservasi di Desa Panjaratan, Alternatif Destinasi Wisata Alam

Rabu, 18 April 2018, 12:01:07 wita
Lokasi Bekantan di Hutan Konservasi di Desa Panjaratan, Alternatif Destinasi Wisata Alam

Keluarga Camat Pelaihari Akhmad Nopriadi .SP.M.Si saat menyusuri sungai menuju lokasi Bekantan di Hutan Konservasi di Desa Panjaratan, Minggu (15/04/2018)

PELAIHARI POST 電 Bekantan alias kera Belanda adalah maskot Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Laut itu sendiri Bekantan atau kera hidung panjang (Nasalis Larvatus) masih terdapat di Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Keunikan bekantan yang satu ini karena hidungnya yang panjang dan wajahnya yang bersemu merah.Menjadikan daya tarik masyarakat ingin melihatnya.

Bekantan yang hidup di pinggiran sungai Desa Panjaratan kini sudah banyak yang melihat bahkan upaya melestarikan Bekantan sudah ada dari tim Gerakan Hijau Peduli Bekantan Tanah Laut (GEHIPBTA) Kabupaten Tanah Laut. Dalam Seminggu sekali Tim ini memberi makan Bekantan. Setiap Minggunya sekitar empat Tandan Pisang disiapkan untuk diberikan makan Bekantan.

Baru baru ini sekitar hari Minggu (15/04/2018) Camat Pelaihari Akhmad Nopriadi .SP.M.Si, beserta keluarganya mendatangi tempat habitat Bekantan, yang tinggal dipinggir sungai.Untuk datang ketempat itu Camat Pelaihari harus menggunakan kelotok.

Kepada Pelaihari Post Akhmad Nopriadi, SP, M.Si mengemukakan Bekantan yang ada di panjaratan itu harus tetap dipertahankan. Ia berharapkedepanya untuk supaya lebih maju dikembangkan lagi dan menjadi daya tarik wisata mudah mudahan mendapatkan perhatian dari pihak setempat. "Untuk ditingkatkan menjadi tempat wisata harus dilihat dulu tempat yang ditempati habitat bekantan apakah itu masuk wilayah cagar alam atau masuk lahan desa. Jika masuk areal desa ini bisa kita kembangkan melalui desa namun jika masuk cagar alam desa itu sendiri tidak bisa mengelola dengan keuangan desa."kalau saya sendiri melihat bekantan yang ada disana sudah layak tempat itu kedepannya bisa dijadikan objek wisata," ungkapnya. Asb

Berita terkait  
tag:hutan,mangrove,panjaratan,alam

Anggota Brigade Manggala Agni Tanah Laut Jalani Tes Fisik
Kamis, 21 Desember 2017, 14:30:42 wita

Pilkades di Desa Salaman Diminta Diulang
Senin, 20 November 2017, 22:54:16 wita