Huktibmas
Penegakan Hukum
Jum'at, 25 Mei 2018, 22:35:58 wita

Sidang terkait Foto ASN Acungkan Jari, Lima Hanphone Dijadikan Barang Bukti

Share on Google+
Suasana pada terdakwa usai sidang kedua di Ruang Sidang pada Pengadilan Negeri Pelaihari, Jum'at (25/05/2018)
Suasana pada terdakwa usai sidang kedua di Ruang Sidang pada Pengadilan Negeri Pelaihari, Jum'at (25/05/2018)

PELAIHARI POST 電Sidang di Pengadilan Negeri Pelaihari terkait Foto ASN acungkan jari, memasuki hari kedua. Beberapa saksi telah dihadirkan di persidangan di Pengadilan Negeri Pelaihari. Ada lima telepon genggam yang dijadikan barang bukti oleh Pihak Kejaksaan Negeri Pelaihari.

Jaksa Penutut Umum ( JPU ) Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Kasi Pidum Adya Satya Lambang Bangsawan SH.MH. usai Persidangan, Jum'at (25/05/2018), kepada Pelaihari Post mengatakan Lima Handphone yang dijadikan barang bukti itu telah disita."Satu handphone yang dijadikan buat berfoto waktu di Sukamiskin milik pak Gazali. Sedangkan Handphone lainya milik keempat ASN tersebut," jelasnya.

Adya Satya Lambang Bangsawan SH.MH menuturkan handphone milik empat ASN digunakan me-share foto. "Fakta foto lainya seperti ada kamera DLSR, namun tidak bisa membuktikan siapa yang membawa foto itu. Yang membawa foto itu tidak ketahuan karena tertutup orangnya, ternyata saat itu di dalam banyak Handphone," katanya

Penasihat hukum terdakwa dari Lima Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu Mahyudin mengemukakan sebagai penasehat hukum lima terdakwa ASN tersebut ia akan membela kliennya. "Segi tindakan ASN itu sendiri kongkritnya apa," katanya

Mahyudin menjelaskan ada dua yang ia ketahui yaitu keputusan dan tindakan. "Untuk keputusan sifatnya administrasi, dan tindakan itu belum dipastikan bahwa masuk apa tidakannya. Hukum itu tidak boleh ragu ragu dan tidak boleh kira kira, hukum itu harus tegak pada bukti dan kenyataan, motifnya juga belum tahu," tegasnya. Asb.

Share on Google+
Tag
Penegakan Hukum
asn
sidang
pn
pilkada
pemilihan
bupati