PELAIHARI POST

Politik dan Pemerintahan

Terkait DPT Pilkada, Tim Kampanye Paslon Sukamta - Abdi Rahman Sampaikan Temuan

Selasa, 05 Juni 2018, 02:11:28 wita
Terkait DPT Pilkada, Tim Kampanye Paslon Sukamta - Abdi Rahman Sampaikan Temuan

Drs Sukamta, M.AP didampingi Tim Kampanye saat konferensi pers, Senin (04/06/2018)

PELAIHARI POST 電 Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanah Laut Drs H Sukamta.M.AP dan Abdi Rahman.S.Pd, melalui Tim Kampanye menyampaikan temuan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut Tahun 2018. Pihaknya mengakui menemukan sebanyak 8.740 orang yang dinilainya tidak valid.

Calon Bupati Drs H Sukamta M.AP, dalam konferensi pers, Senin (04/06/2018), mengemukakan dari hasil tim KTA melakukan penelusuran. Daftar Pemilih Tetap ( DPT) banyak ditemukan ketidak sesuaian antara kode Kartu Keluarga ( KK) yang bukan daerah Kabupaten Tanah Laut sebanyak 38 orang dan 39 orang memiliki NIK akan tetapi tidak memiliki Kartu Keluarga ( KK) itu terjadi di Kecamatan Bajuin.

Menurut Drs H Sukamta.M.AP, Kecamatan Bati Bati ditemukan 873 orang. Kemudian di Kecamatan, Batu Ampar 1000 orang, Kecamatan Bumi Makmur 541 orang.Kecamatan Jorong 1.663 orang.Kecamatan Kintap 1.266 orang.Kecamatan Kurau 546 orang.Kecamatan Panyipatan 331 orang.Kecamatan Pelaihari 1.260 orang.Kecamatan Takisung 657 orang dan Kecamatan Tambang Ulang 412 orang. "Dengan jumlah keseluruhan secara total sebanyak 8.740 orang dan itu kita anggap tidak cukup valid," ucapnya

Dengan adanya temuan ini pihaknya, meminta kepada KPU untuk melakukan perbaikan agar nanti belakangan hari, masalah DPT ini tidak jadi masalah ketika nanti setelah selesai Pilkada. "Atas laporan tim KTA kepihak KPU, barharap, KPU dalam waktu sesingkat mungkin bisa segera melakukan perbaikan DPT tersebut. Temuan dugaan DPT ganda tersebut hampir terjadi di tiap tiap TPS," ujarnya.

Data tersebut, kata Drs H Sukamta.M.AP merukan hasil penelusuran tim KTA setelah DPT itu dikeluarkan oleh pihak KPU."Jika ini tidak dibetulkan ini bisa menjadi bahaya nantinya bisa digugat karena ada penggelembungan suara. Jika tidak dibetulkan akan membahayakan proses Pilkada di Kabupaten Tanah Laut ini dan kedua Calon ini merasa dirugikan nantinya," katanya.

Dengan adanya hasil penelusuran tim KTA ini, pihaknya sudah lakukan Klarifikasi ke pihak Disdukcapil Kabupaten Tanah Laut. "Pihak Disdukcapil itu sendiri sudah mendata dan melakukan tupoksinya, ada sebagian saja. Namun pihak Disdukcapil sendiri akan meneliti kembali dan bekerja sama denga pihak KPU," Kata Ketua Tim KTA Nor Ifansyah. Asb.

Berita terkait  
tag:pilkada,pemilihan,bupati