PELAIHARI POST

Politik dan Pemerintahan

Sidang Terkait ASN Berfoto Acungkan Jari, Para Terdakwa Divonis Bersalah Lakukan Tindak Pidana Pemilu

Selasa, 05 Juni 2018, 02:45:21 wita
Sidang Terkait ASN Berfoto Acungkan Jari, Para Terdakwa Divonis Bersalah Lakukan Tindak Pidana Pemilu

Suasana usai pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Pelaihari, Senin (04/06/2018)

PELAIHARI POST 電 Sidang di Pengadilan Negeri Pelaihari terkait Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tanah Laut yang berfoto dengan mencungkan jari memasuki agenda pembacaan putusan, Senin (04/06/2018). Pada sidang yang dipimpin hakim ketua Boedi Haryantho SH.MH didampingi dua hakim anggota, Leo Mampe Hasugian SH dan Andika Bimantoro.SH, diputuskan bahwa para terdakwa divonis bersalah melakukan tindak pidana Pemilu. Kelima terdakwa tersebut yaitu Achmad Mustahdi, Gazali, Muhammad Noor, Muhammad Rafiki Effendi dan Suharyo.

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari Boedi Haryantho SH, MH usai persidangan mengungkapkan kelima terdakwa ASN tersebut, terkait pelanggaran pasal 188 jo pasal 71 undang undang tahun 2015 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. "Majelis Hakim menyatakan pada putusannya, terdakwa terbukti bersalah melanggar dakawaan dengan sengaja melakukan tindakan menguntungkan salah satu calon. Majelis hakim menjatuhi pidana selama 2 bulan penjara dan denda masing masing Rp 2 juta 500 ribu, dengan catatan jika pidana dendanya tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan dan pidana penjara bagi lima terdakawa ini tidak perlu dijalani dengan masa percobaan selama 1 tahun," Ungkapnya

Menurut Boedi Haryantho SH, MH, Kelima terdakwa menyatakan menerima atas putusan majelis hakim. "Sedangkan untuk penuntut umum tadi masih pikir pikir dan diberikan waktu selama tiga hari penuntut umum untuk putusan yang dibacakan," ujarnya. Asb.

Berita terkait  
tag:pilkada,pemilihan,bupati,ASN,PN