PELAIHARI POST

Politik dan Pemerintahan

Paslon di Pilkada Tanah Laut Laporkan adanya Dugaan Politik Uang

Jum'at, 22 Juni 2018, 19:11:58 wita
Paslon di Pilkada Tanah Laut Laporkan adanya Dugaan Politik Uang

Penasehat Hukum Paslon Bambang - Nizar, Badrul Ain Sanusi Al Afif SH, MH dan Tim saat melapor ke Panwaslu Kabupaten Tanah Laut, Kamis (21/06/2018)

PELAIHARI POST 電 Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Laut Bambang - Nizar melaporkan adanya dugaan politik uang yang dilakukan calon lain kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanah Laut, Kamis ( 21/06/2018). Lamporan disampaikan melalui Kuasa Hukum Paslon Nomor 2 Bambang - Nizar, yaitu Badrul Ain Sanusi Al Afif SH, MH didampingi beberapa timnya.

Badrul Ain Sanusi Al Afif mengatakan kejadian bagi bagi uang, yang dilakukan paslon lain itu terjadi di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati - Bati."Itu terbukti membagi bagikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada masyarakat yang hadir pada saat diadakan acara, bertempat di salah satu rumah warga." Kata dia, saat di Konfirmasi di Kantor Panwaslu Kabupaten Tanah Laut.

Kejadian adanya bagi bagi uang itu, tutur Badrul Ain Sanusi Al Afif SH.MH, pada hari selasa 19 juni 2018 sekitar pukul 14.00 WITA s/d pukul 16.00 WITA, sedangkan masyarakat disitu sendiri, tidak mengetahui acara apa yang dilaksanakan pada saat itu. "Masyarakat, tiba tiba diundang di sebuah tempat rumah warga saat itu juga hadir paslon yang kita laporkan. Warga ketika itu, ada sekitar 130 orang, yang diberi amplop dibagi secara terang terangan.Atas kejadian ini. Kami berharap kepada Bawaslu yang bergerak pada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) agar bisa bersikap tegas dan Netral," Kata dia

Menurut, Badrul Ain Sanusi Al Afif.SH.MH, setelah laporan ini disampaikan, terserah Sentra Gakumdu untuk memprosesnya. Pihaknya sendiri, sudah menyiapkan dua orang saksi warga untuk dimintai keterangan. Sedangkan dari Panwascam itu sendiri, sudah mengantongi bukti- bukti seperti audio, vedio dan foto uang yang diterima saksi pada saat usai acar itu berlangsung. "Nanti video dan Audio serta foto bukti uang biar Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) yang melihatnya. Kenapa ini dilaporkan, karena ini pastinya ada dalam kontek Pilkada," ucapnya

Sementara itu, masih dikesempatan yang sama, Anggota Panwaslu Kabupaten Tanah Laut Taufikurrahman menyebutkan laporan aduan dari Kuasa Hukum Paslon 2 sudah di terima, Laporan ini nantinya akan diteruskan ke Sentra Gakumdu, karena ini laporan tindak pidana. "Setelah diregister oleh Panwaslu selama 1x24 jam, maka pihak Panwaslu akan melakukan pengawasan. Yang pertama untuk menentukan sikap dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) itu sendiri, apakah akan diproses lebih lanjut dalam penyelidikan ini," katanya

Selain itu Kata Taufikurrahman, Panwaslu sendiri, akan melakukan upaya klarifikasi baik ke pelapor maupun ke terlapor dan para saksi - saksi,"jelas dia

Adanya laporan dugaan politik uang yang di laporkan ke Panwslu Kabupaten Tanah Laut, dari Pihak Paslon H Sukamta - Abdi Rahman melalui Ketua Tim Kampanye Drs H Noor Ifansyah ketika dikonfirmasi Pelaihari Post ,Jumat ( 22/06/2018) mengatakan Laporan dugaan bagi bagi uang itu bukan kegiatan resmi dari timnya. "Kita sendiri tidak mengetahui, apa apa dalam kegiatan itu dan bukan acara resmi dari paslon, tidak jelas dari tim mana saat itu undangan kepada Paslon," ucapnya

Drs H Noor Ifansyah mengakui pada saat itu memang ada Paslon hadir disitu, namun sifatnya hanya sebatas undangan dalam rangka silaturahmi. Drs H Noor Ifansyah sendiri menyatakan siap dipanggil untuk memberikan keterangan jika ada di panggil oleh Panwaslu. Asb.


Berita terkait  
tag:pilkada,pemiliha,bupati